Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

MAPPING THE POTENTIAL OF FOOD CROP BY-PRODUCTS AS FEED TO SUPPORT THE INCREASING OF BEEF CATTLE POPULATION IN MALANG DISTRICT Fitria Nur Aini; Sad Likah; - Nurlaili
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 2 (2021): Pastura Vol. 10 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2021.v10.i02.p08

Abstract

Kabupaten Malang sebagai salah satu daerah di Jawa Timur memiliki potensi cukup besar untukpengembangan populasi ternak sapi potong. Salah satu permasalahan yang dihadapi peternak di KabupatenMalang adalah fluktuasi hijauan pakan. Pemaanfaatan limbah tanaman pangan sebagai pakan hijauan menjadialternatif pemenuhan kebutuhan nutrisi ternak. Penelitian ini memetakan potensi jerami padi, jerami jagung,jerami kedelai, jerami kacang tanah, jerami ubi kayu dan jerami ubi jalar sebagai sumber hijauan pakanuntuk mendukung peningkatan populasi sapi potong. Potensi ditentukan berdasarkan kapasitas tampungwilayah per kecamatan berdasarkan produksi bahan kering (BK), protein kasar (PK) dan total digestiblenutrient (TDN). Hasil menunjukkan bahwa kecamatan Donomulyo, Singosari dan Kepanjen memiliki potensipaling besar dalam meningkatkan populasi sapi potong rata-rata sebanyak 35.814 ekor/tahun.Kata kunci: jerami, Kabupaten Malang, populasi, sapi potong
Pemberdayaan Masyarakat dalam Melakukan Promosi Maggot Melalui Media Sosial Facebook di KWT Mulyo Tani Candra Wahyu Kurniawan; Sad Likah; Fitria Nur Aini
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v3i2.98

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pengembangan bidang pemasaran di KWT Mulyo Tani Desa Pelem, Kacamatan Pare, Kabupaten Kediri. Urgensi pelaksanaan PKM ini karena adanya kendala anggota KWT dalam melakukan pemasaran sehingga perlu adanya pemberdayaan dibidang pemasaran untuk keberlanjutan usaha budidaya maggot BSF. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memotivasi anggota KWT agar mau melakukan promosi maggot BSF melalui media sosial Facebook. Sasaran dalam pemberdayaan ini adalah 20 orang. Pemberdayaan dilaksanakan di Rumah Maggot Mulyo Tani. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah Participatory Action Research (PAR). Hasil dari PKM ini menunjukkan bahwa motivasi sasaran dalam melakukan promosi melalui media sosial Facebook sebelum pemberdayaan dengan skor sebesar 59,93 tergolong dalam kategori sedang meningkat menjadi 74,33 yang tergolong dalam kategori tinggi. Tingginnya motivasi sasaran dalam melakukan promosi maggot melalui Facebook berdampak pada tingkat efektivitas pemasaran sebesar 94,4%.
Strategi Pemberdayaan Peternak Terhadap Program 1000 Desa Sapi di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat Rabiatul Izani; Andi Warnaen; Sad Likah
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program 1000 Desa Sapi merupakan kegiatan pengembangan sapi indukan dan sapi bakalan berbasis korporasi petani atau peternak. NTB ditunjuk sebagai lokasi pilot project program 1000 Desa Sapi karena dinilai memiliki banyak potensi terkait ketersediaan lahan peternakan dan ketersediaan sumber pakan ternak. Pemberdayaan peternak terhadap program 1000 Desa Sapi perlu dilakukan karena minimnya pengetahuan peternak terkait sistem budidaya ternak, khususnya sapi potong. Namun hingga penelitian ini dilakukan, belum ada rumusan strategi pemberdayaan untuk program 1000 Desa Sapi. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pemberdayaan peternak melalui Program 1000 Desa Sapi dan mengevaluasi efektivitas startegi pemberdayaan yang telah dilakukan. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB. Metode yang digunakan yaitu deskriftif kuantitatif.Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga mendapatkan 25 orang peternak sebagai narasumber penelitian. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert untuk mengetahui efektifitas strategi pemberdayaan yang dilaksanakan. Metode yang digunakan untuk penentuan strategi pemberdayaan kelompok tani menggunakan Analisis SWOT. Penyusunan strategi pemberdayaan menggunakan analisis SWOT yang ditetapkan bersama-sama dengan penyuluh setempat dan ketua kelompok tani menghasilkan strategi pemberdayaan pemanfaatan pakan ternak (fermentasi silase) sebagai tambahan nutrisi pada sapi potong. Melalui pengukuran efektivitas strategi pemberdayaan peternak dapat disimpulkan bahwa tingkat efektivitas sikap terdapat pada tingkat efektif (44%) dan sangat efektif (56%).
Perilaku Peternak tentang Silase Limbah Tebon Jagung untuk Pakan Ternak Sapi Potong Desa Kedungmaling Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur Bagastarya Yudistira Pambudi; Sad Likah; Nurlaili Nurlaili
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v3i2.2126

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Desa Kedungmaling ini memiliki satu Gabungan Kelompok tani yaitu Surya Sari Empat. Mereka memiliki ternak sapi potong dengan pemberian hijauan, tetapi pada musim kemarau peternak kesulitan dalam pakan hijauan tersebut. Oleh karena itu perlu diadakan kegiatan penyuluhan tentang silase tebon jagung untuk pakan ternak sapi potong. Metode yang digunakan adalah metode kaji terap dan metode analisis deskriptif tentang pengetahuan, sikap, keterampilan terhadap silase tebon jagung. Hasil dari rancangan penyuluhan mencakup sasaran sebanyak 30 orang yang tergabung dalam kelompok Surya Sari Empat. Hasil Evaluasi penyuluhan tentang pengetahuan “Tinggi” sikap peternak dalam pembuatan silase tebon jagung adalah “menerima” sedangkan keterampilan peternak dalam pembuatan silase tebon jagung adalah “ terampil”. Materi penyuluhan yang ditetapkan adalah pembuatan silase tebon jagung untuk pakan ternak sedangkan metode yang digunakan ceramah dan diskusi kelompok serta demontrasi cara, media yang digunakan dalam penyuluhan adalah video, leaflet, benda sesungguhnya.
Respon Petani Terhadap Teknologi Pengolahan Lahan Budidaya Cabai di Desa Golo Pua, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat Marsianus Suryadi; Sad Likah; Laurensius Halu
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v4i2.2648

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the response of farmers to chili cultivation land processing technology in Golo Pua Village, Kuwus District, West Manggarai Regency. This type of research is a survey. Data collection techniques through questionnaires and observation. The survey results showed that the pretest results for 30 respondents obtained the lowest score was 3 and the highest score was 12, those who had high category knowledge were 6 respondents, moderate category knowledge were 22 respondents, low category knowledge was 1 respondent and very low category knowledge was 1 respondent. The percentage of pre-test knowledge is 52.35%. The results of the post test showed that the lowest score was 11 and the highest score was 17, 21 respondents had very high category knowledge, 9 respondents had high category knowledge. The percentage of post test knowledge is 85.29%. This means that counseling about chili cultivation land processing technology is able to increase respondents' knowledge. Based on the results of observations using the skills observation sheet, it was obtained by respondents with high skills as many as 30 people with a percentage of the skill aspect of chili farmers of 93.61%.
Penguatan Kapasitas Kelembagaan Petani Melalui Bank Pakan Sebagai Unit Produksi di Kelompok Tani Mekarsari Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Sad Likah, Sad Likah
Jurnal KIRANA Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kirana Volume 5 Nomor 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jkrn.v5i2.52530

Abstract

ABSTRACT One of the efforts to strengthen the capacity of farmer groups is through the establishment of a Feed Bank production unit managed by the Mekarsari group. This research aims to: 1) formulate the design of animal feed innovation counseling to strengthen the production unit of the Feed Bank, and 2) describe the evaluation of counseling on the production of animal feed innovations for members of the Mekarsari Farmers Group. The method used was Participatory Action Research (PAR) with the research location in Mekarsari Farmer Group, Gadungan Village, Gandusari District, Blitar Regency. The questionnaire was prepared using a Likert Scale and data analysis was carried out using quantitative descriptive methods. Respondents consisted of 28 farmers who are members of the Mekarsari III Farmer Group. The product that has been produced in the Mekarsari Feed Bank production unit is complete feed silage with a production of 10 tons per month, with marketing reach limited to members. Product diversification is needed to improve the function of the feed bank business unit. Feed technology innovations that need to be introduced include: 1) fermentation of complete feed based on local feed ingredients, 2) making feed biscuits, and 3) promotion through social media. The results showed that the extension of fermented feed innovation, through lectures, discussions, and hands-on practice, succeeded in getting a positive attitude from 53.33% of farmers and very positive from 46.67% of farmers towards the use of corn cobs. Evaluation of the biscuit feed innovation showed that 80% of farmers had high knowledge of making goat feed biscuits. The increase in knowledge and marketing skills through social media was also significant, with an increase in knowledge by 47.57% and skills by 40%.
Farmer Motivation in Implementing Good Diary Farming Practice (GDFP): Case Study on Lembu Lestari Group in Tulungrejo Village Huda, Ainun; Likah, Sad; Siswoyo, Siswoyo
JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics) Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (J-SEP)
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poor implementation of Good Dairy Farming Practices (GDFP) has an impact on the low quantity and quality of milk. The FMD pandemic that attacked further aggravated the condition. Efforts to recover the impact of FMD need strong motivation from farmers to tighten the implementation of GDFP. Dairy farming has been part of the lives of the people of Tulungrejo Village for a long time. Encouragement that can motivate farmers to survive and rise from the impact of the outbreak needs to be known so that appropriate treatment can be carried out in accompanying farmers. The purpose of this study is to know the characteristics of farmers and describe the motivation of farmers in implementing GDFP. The research method uses the survey method. The sampling technique used was purposive sampling and was obtained by 22 respondents of breeders who were members of the Lembu Lestari Group. Data analysis using quantitative descriptive methods. The results showed that farmers in the Lembu Lestari Group were dominated by productive age, elementary school education level, had family dependents between 2-3 people, had varied livestock experience, and had livestock between 4-8 heads. The level of motivation in implementing GDFP which is implemented by existance needs, relatedness needs, growth needs is in the high category with a percentage of 87.78%.
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Ternak Itik Pedaging di Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung Srianingrum Srianingrum; Sad Likah; Bambang Priyanto
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 22 No. 2 (2023): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v22i2.2581

Abstract

ABSTRAK Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung adalah salah satu daerah yang memiliki populasi itik pedaging cukup banyak. Itik pedaging adalah salah satu jenis unggas yang potensial untuk dikembangkan sebagai penyumbang kebutuhan protein hewani masyarakat. Namun terdapat beberapa hambatan yang menghalangi pengembangan usaha ternak itik di Kecamatan Kalidawir. Maka dari itu, strategi pengembangan sangat diperlukan untuk menunjang kemajuan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal serta untuk mengetahui strategi yang tepat untuk dapat digunakan. Penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan pada usaha ternak itik pedaging di Kecamatan Kalidawir memiliki kekuatan berupa lokasi usaha strategis, pengalaman kerja yang baik, tersedianya modal, tersedianya tenaga kerja dan kemudahan mendapatkan pakan tambahan. Kelemahan berupa sanitasi kandang kurang optimal, minat belajar peetrnak masih kurang, kurangnya pengetahuan terhadap pembuatan ransum dan belum terdapat catatan keuangan. Peluang berupa permintaan daging itik cukup tinggi, luasnya pemasaran, ketersediaan bibit, kemajuan teknologi media social, terdapat lembaga untuk pengembangan modal. Ancaman berupa perubahan iklim dan cuaca, fluktuasi harga jual daging itik, risiko itik terhadap penyakit, adanya pesaing usaha, kenaikan harga pakan. Strategi yang dapat digunakan berdasarkan matriks SWOT adalah strategi SO yang meliputi mempertahankan kualitas produksi dengan baik dan meningkatkan jaringan pemasaran, mengoptimalkan kualitas produksi bibit dan memanfaatkan alternatif pakan yang ada, menjalin hubungan baik antar pelaku usaha.
Tingkat Kesukaan Konsumen Terhadap Subtitusi Daging Ayam dengan Ikan Bandeng Pada Produk Dimsum Mahreiny Rivqa YM; Sad Likah; Muhammad Saikhu
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 23 No. 1 (2024): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v23i1.3180

Abstract

Dimsum merupakan salah satu kuliner yang popular di Indonesia, yang bahan utamanya adalah daging ayam. Harga daging ayam yang relatif tinggi meningkatkan biaya produksi. Di Kabupaten Bima, jumlah produksi ikan bandeng relatif tinggi dan harga yang relatif rendah. Oleh karena itu, ppemanfaatan ikan bandeng menjadi alternatif untuk menggantikan bahan baku dimsum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap subtitusi daging ayam dengan ikan bandeng pada produk dimsum. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) meliputi perlakuan (P0) 100% daging ayam, (P1) 25% ikan bandeng dan 75% daging ayam, (P2) 50% daging ayam dan 50% ikan bandeng, (P3) 25% daging ayam dan 75% ikan bandeng, dan (P4) 100% ikan bandeng. Parameter uji organoleptik yang digunakan adalah uji hedonik yang meliputi aroma, warna, tekstur, rasa dan keseluruhan dilakukan oleh 30 orang panelis tidak terlatih. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan uji Mann-Whitney pada taraf kepercayaan 0,05%. Hasil Penelitian menunjukkan adanya pengaruh nyata (P<0,05) subtitusi daging ayam dengan ikan bandeng terhadap kesukaan konsumen (aroma, warna dan rasa) dimsum, sedangkan tidak ada pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kesukaan konsumen (tekstur dan keseluruhan (overall)) dimsum. Subtitusi ikan bandeng 25% dalam aspek warna, tekstur dan keseluruhan (overall) masih bisa diterima oleh konsumen. Diperlukan penelitian lebih lanjut terhadap rasa dan aroma dimsum dengan subtitusi 25% bandeng.
Demonstrasi Plot Pengaruh Berbagai Media Tumbuh Terhadap Produksi Maggot BSF di KWT Mulyo Tani Desa Pelem Muhamad Faruq Alhadeta; Sad Likah; Kartika Budi Utami
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 23 No. 2 (2024): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v23i2.3188

Abstract

Penumpukan sampah organik menyebabkan pencemaran lingkungan jika dibiarkan, sehingga perlu solusi untuk menanganinya, salah satunya adalah menjadikannya pakan dalam budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly). Pemerintah Desa Pelem Kecamatan Pare melakukan budidaya maggot BSF dengan mendirikan “Rumah Maggot BSF Mulyo Tani” yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Mulyo Tani Desa Pelem. Namun dalam menjalankan budidaya terdapat permasalahan, yaitu jumlah produksi maggot BSF masih kurang memenuhi target, karena tidak adanya media tumbuh terbaik sebagai campuran pakan maggot BSF. Penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan dari anggota KWT Mulyo Tani tentang jenis media tumbuh terbaik sebagai pakan maggot BSF. Oleh karena itu dilakukan demonstrasi plot kepada anggota KWT mulyo tani untuk menemukan media tumbuh terbaik dengan melakukan rancangan percobaan dari melihat pengaruh berbagai media tumbuh terhadap produksi maggot BSF. Demontrasi plot yang dilakukan memberikan peningkatan pengetahuan peternak tentang jenis media tumbuh terbaik sebagai pakan dalam budidaya maggot BSF, sehingga dapat meningkatan keuntungan dan efisiensi dalam budidaya maggot BSF