Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : COVIT

Penyuluhan Anemia pada Ibu Hamil di Klinik Abi Ummi Dw Sarmadi Palembang Ratna Dewi; Erike Septap Prautami; Humaira Humaira; Putri Anggraini
COVIT (Community Service of Health) Vol. 1 No. 1 (2021): MARET 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v1i1.15088

Abstract

Anemia in pregnancy is a condition where the hemoglobin level in the blood is below normal, namely the hemoglobin level <11 g/dl. Anemia in pregnancy can cause fatigue, weakness, decreased appetite, frequent dizzy vision, dizziness and pale lips, this is caused by a lack of nutrients for blood formation, such as iron deficiency, folic acid and vitamin B12. Anemia that often occurs in pregnant women is anemia due to iron (Fe) deficiency. Anemia is one of several factors that cause maternal death. In pregnant women, anemia increases the frequency of complications in pregnancy, childbirth, the risk of maternal death, prematurity, low birth weight, and perinatal death. Anemia can also cause antepartum and post partum bleeding. Counseling about anemia in pregnant women is an effort to increase the knowledge of pregnant women to meet nutritional needs so as to avoid anemia in pregnancy. The purpose of community service activities is to provide knowledge about anemia and how to prevent anemia in pregnancy. Counseling methods with lectures and questions and answers to pregnant women. Conclusion pregnant women understand how to prevent anemia in pregnancy. It is suggested to health workers, especially the Dr. Sunedi clinic, to provide more frequent health education about anemia to pregnant women in early pregnancy and to check hemoglobin levels so that symptoms of anemia are detected immediately and can be prevented. Keywords: Anemia, pregnant women
Penyuluhan Kesehatan Senam Hamil Pada Ibu Hamil Di BPM Yulianti Palembang Dewi, Ratna; Aisyah, Siti
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v4i2.31772

Abstract

Senam hamil adalah gerakan senam yang dilakukan pada ibu hamil  yang usia kehamilan 22 minggu keatas. Senam hamil bertujuan mempersiapkan dan melatih otot sehingga dapat berfungsi normal dan menyeimbangi berat tubuh.  Senam hamil bisa dilakukan oleh ibu hamil yang sehat dan tidak ada penyakit yang menyertai kehamilannya seperti penyakit jantung, ginjal, penyulit dalam kehamilan (perdarahan, kelainan letak, kehamilan dengan anemia). Manfaat senam hamil kala I dapat menurunkan insidensi partus lama,mengurangi rasa sakit dan menurunkan kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinan, karena latihan senam hamil yang rutin dapat mempengaruhi elastisitas otot dan ligamen yang ada di panggul, serta mengatur teknik pernafasan dan memperbaiki sikap tubuh. Manfaat senam hamil kala II membantu proses persalinan normal dengan lama persalinan yang normal, karena pada senam hamil ibutelah dibimbing cara mengejan dan mengatur napas, mengatur kontraksi dan relaksasi serta melatih kelenturan otot-otot dinding perutdan dasar panggul sehingga memudahkan proses persalinan. Selama persalinana kala III dan kala IV latihan senam hamil sangat bermanfaat dalam mencegah perdarahan berlebihan, karena dapat meningkatkan kemampuan mengkoordinasikan kekuatan kontraksiotot rahim. Tujuan dapat meningkatkan  pengetahuan dan pemahaman ibu meningkat tentang pentingnya melakukan senam hamil bagi ibu dan bayi. Metode penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi/ tanya jawab. Kesimpulan ibu hamil memahami tentang senam hamil, manfaatnya selama kehamilan dan persalinan sehingga ibu hamil mau melakukan senam hamil. Disarankan kepada petugas kesehatan khususnya klinik /BP Annisa untuk menghimbau ibu hamil untuk mau mengikuti kelas senam ibu hamil.