This Author published in this journals
All Journal Matlamat Minda
Pajri Desi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Potensi Minat Baca Al-Qur’an Pada Anak-Anak Di TPQ Islamiyah Desa Pematang Duku Pajri Desi
Jurnal Matlamat Minda : Manajemen Dakwah Vol 2 No 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Desember 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jdki.v2i2.518

Abstract

Kemahiran membaca Al-Quran merupakan satu keperluan bagi setiap umat Islam karena tanpa penguasaan ilmu Al-Quran dari aspek bacaan yang baik akan menyebabkan perlaksanaan ibadah Islam yang lain tidak dapat dijalankan secara sempurna. Tulisan ini bertujuan untuk mengelaborasi potensi minat baca al-qur’an pada anak-anak di TPQ Islamiyah Desa Pematang Duku, factor-faktor apa yang mempengaruhi menurun nya minat baca Al-Qur’an dan apa saja strategi yang diperlukan dalam meningkatkan potensi minat baca al-qur’an pada anak-anak di TPQ Islamiyah Desa Pematang Duku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi Berdasarkan dapatan hasil penelitian diperoleh bahwa banyak faktor yang kiranya dapat menurunkan potensi minat baca al-qur’an anak-anak TPQ Islamiyah Desa Pematang Duku. Diantaranya adalah : faktor lingkungan tempat belajar tersebut dan faktor media pembelajaran.Strategi dalam meningkatan potensi minat baca al-qur’an anak-anak di TPQ Islamiyah Desa Pematang Duku: Guru harus segera menyiapakan pembangunan TPQ tersebut, agar siswa merasa aman dan nyaman ketika membaca al-qur’an, guru mengajar menggunakan berbagai media pembelajaran, guru harus selalu menekankan kepada siswa agar belajar lebih aktif dan giat terhadap materi baca al-Qur’an, guru menguasai materi yang diajarkan, guru selalu mampu mengatasi permasalahan yang dialami oleh anak, guru membaca terlebih dahulu, kemudian disusul anak murid, murid membaca didepan guru, sedangkan guru menyimaknya, dan guru mengulang-ngulang bacaan, sedangkan anak atau murid menirukannya kata per kata dan kalimat per kalimat juga secara berulang-ulang.