Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Uji Kualitas Air Hujan Berdasarkan Parameter Kimia di Desa Bukit Burasi Wilayah Kerja Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias Nining Nining; Diana Mirja Togubu; Andi Yusuf
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air hujan merupakan salah satu sumber air utama yang digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti memasak, mencuci piring, mandi dan minum juga.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis uji kualitas air hujan sebagai sumber utama di Desa Bukit Burasi Wilayah Kerja Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias selatan. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen laboratorium. Objek penelitian ini adalah air hujan milik masyarakat. Titik pengambilan sampel bersifat non probability dan purposive sampling yakni pengambilan sampel tanpa peluang dan karena pertimbangan tertentu yang dipilih secara sengaja. Sedangkan untuk sampel subyeknya adalah masyarakat yang tinggal di sekitar desa Burasi Wilayah Kerja Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei s.d Juni 2025. Jumlah KK sebanyak 74 kk. sebanyak 30 responden yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan Instrumen penelitian yang digunakan adalah Kuesioner Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) dan Alat yang digunakan adalah peralatan pengambilan sampel air dan pengukuran parameter lapangan seperti misalnya suhu dan pH. Sedangkan peralatan lainnya adalah peralatan pengujian kualitas air di laboratorium, kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi disertai dengan penjelasannya. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kualitas air hujan di lokasi penelitian berdasarkan hasil laboratorium jika ditinjau dari parameter kimia masih di bawah baku mutu kualitas air minum yang dipersyaratkan menurut Permenkes RI No. 02 Tahun 2023. Sehingga Kualitas air hujan dengan kondisi cukup baik dan layak digunakan sebagai sumber air bersih bagi masyarakat setempat. Sebagai saran yaitu perlu adanya perhatian yang lebih serius terhadap kualitas air hujan sebagai sumber air bersih, terutama dalam pengelolaan dan pemantauan terhadap parameter-parameter yang menjadi indikator kualitas air hujan. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan yang baik di daerah tersebut.