Aris Suhardiman
Sekolah Tinggi Farmasi Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAUN DAN RIMPANG TANAMAN GANDASULI (Hedychium coronarium J. Koenig) DENGAN METODE PEREDAMAN DPPH Aris Suhardiman
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Farmasi Galenika Volume 5 No. 1, 2018
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAUN DAN RIMPANG TANAMAN GANDASULI (Hedychium coronarium J. Koenig) DENGAN METODE PEREDAMAN DPPH Aris Suhardiman1, R. Herni Kusriani2, Siti Halimatussa’diah3 aris.suhardiman@stfb.ac.id 1Sekolah Tinggi Farmasi Bandung ABSTRAK Gandasuli merupakan salah satu tanaman dari family Zingiberaceae yang memiliki manfaat. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan ekstrak gandasuli memiliki aktivitas antioksidan sehingga dapat digunakan sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan pada ekstrak dan fraksi dari daun dan rimpang tanaman gandasuli. Metode ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan etanol 70%, sedangkan fraksinasi dilakukan dengan menggunakan metode ekstraksi cair-cair (ECC) dengan menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat dan pelarut metanol-air. Uji aktivitas antioksidan dilakukan secara kualitatif dengan metode kromatografi lapis tipis dan kuantitatif dengan metode peredaman radikal bebas DPPH (1-1-difenil-2-pikrilhidrazil) dengan pembanding asam askorbat. Hasil pengujian menunjukkan nilai IC50 ekstrak daun gandasuli, fraksi n heksana, fraksi etil asetat dan fraksi metanol-air secara berurutan yaitu 212,490; 567,295; 220,069; 232,508 µg/mL. Sedangkan pada rimpang gandasuli nilai IC50 ekstrak, fraksi n heksana, fraksi etil asetat dan metanol-air adalah 296,962; 208,669; 313,023; 904,677 µg/mL. Kesimpulan: Senyawa aktif yang diduga memiliki aktivitas antioksidan pada daun gandasuli adalah senyawa fenol sedangkan pada rimpangnya adalah senyawa golongan minyak atsiri, flavonoid dan fenol Kata kunci : Antioksidan, Gandasuli, Hedychium coronarium, IC50, DPPH
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK ETANOL TONGKOL JAGUNG LOKAL (Zea mays L) , JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata) dan JAGUNG HIBRIDA ( Zea mays indurate ) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes Aris Suhardiman; Asep Roni; Deanty Eka Utami
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 5 No 3 (2018): Jurnal Farmasi Galenika Volume 5 No. 3, 2018
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung secara tradisional bisa digunakan untuk kosmetik dan obat jerawat Penelitian ini dilakukan untuk menguji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes dari tongkol jagung lokal (Zea mays L), jagung manis (Zea mays saccharata) dan jagung hibrida (Zea mays indurate). Ekstraksi dilakukan menggunakan metode refluks dengan pelarut etanol 96% dan difraksinasi dengan metode ekstraksi cair-cair. Uji Aktivitas antibakteri dari ekstrak dan fraksi menggunakan metode mikrodilusi menggunakan tetrasiklin sebagai pembanding. Hasil pengujian menunjukkan nilai KHM terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis dari ketiga ekstrak tongkol yaitu konsentrasi 128 μg/mL, nilai khm untuk bakteri Propionibacterium acnes diperoleh dari ketiga tongkol jagung yaitu pada konsentrasi 256 μg/mL sedangkan nilai kbm untuk bakteri Staphylococcus epidermidis dari ekstrak jagung hibrida, jagung manis yaitu pada konsentrasi 256 μg/mL dan ekstrak Jagung lokal yaitu pada konsentarasi 512 μg/mL, kemudian uji aktivitas antibakteri pada fraksi ekstrak tongkol jagung lokal, jagung manis dan jagung hibrida menunjukkan bahwa fraksi etil asetat paling aktif sebagai antibakteri dengan nilai khm yaitu pada konsentrasi 128 μg/mL terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Maka dapat disimpulkan yang memiliki aktivitas antibakteri paling aktif yaitu ekstrak dan fraksi etil asetat terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan golongan senyawa yang bersifat antibakterinya yaitu senyawa golongan fenol.