Widya Puji Astuti
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Comparative Analysis of Agriculture Curriculum with Agronomy Concentration in Vocational High Schools in Germany and Indonesia Widya Puji Astuti; Rudi Susilana; Riche Cynthia Johan
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol. 9 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/educative.v9i2.9086

Abstract

The German vocational education system has developed steadily over centuries and is recognized as a global reference in providing vocational education. This study compares the agricultural curriculum with agronomy concentration in vocational high schools in Indonesia with the vocational education system in Germany. The study is expected to be able to offer strategic recommendations for the development of agricultural vocational education in Indonesia, provide strategic insights for the development of a more relevant agricultural vocational high school curriculum, and be able to create promising career opportunities in agriculture. This study uses a qualitative approach with a content analysis design on the documents that are the primary analysis sources. The results show that Germany excels in integrating theory, practice, technology, and industry involvement through an intensive Duale Ausbildung system. The longer duration of education and the use of advanced technologies such as smart farming make Germany more prepared to face the industrial era 4.0. In contrast, Indonesia is starting to move towards innovation with a project-based learning approach, but industry involvement and recognition of competency certification are still limited. The study's conclusion shows that although the Indonesian agronomy curriculum has approached international standards, strengthening industrial partnerships, modern technology, and global certification recognition need to be improved to increase the competitiveness of graduates in the global market.
Urgensi Penggunaan Internet Of Things (IOT) Dalam Pembelajaran Abad Ke-21 Berbasis Ketahanan Pangan di Smk Pertanian Widya Puji Astuti; Dinn Wahyudin
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(3).264-276

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya krisis pangan di Indonesia. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang pertanian menjadi salah satu target pemerintah dalam rangka membatu meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia. Salah satu cara dalam meningkatkan ketahanan pangan yaitu melalui penggunaan teknologi dalam sistem pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji urgensi penggunaan IoT dalam pembelajaran di bidang pertanian yang dapat mendukung ketahanan pangan di Indonesia. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah saturated sampling. Adapun sampel yang di ambil adalah guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mengajar di bidang pertanian sebanyak 30 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukan bahwa pentingnya penggunaan IoT dalam pembelajaran bidang pertanian dapat meningkatkan pembelajaran (baik secara kualitas maupun kuantitas) yang dapat menghasilkan lulusan dengan keterampilan teknologi sesuai dengan kebutuhan industri abad ke -21, yang nantinya juga berdampak pada hasil panen pertanian yang unggul. Implikasi penelitian menunjukkan kepada pemerintah sebagai pemangku kebijakan agar memfasilitasi prasarana dalam penyediaan IoT untuk media pembelajaran di SMK khususnya dalam bidang pertanian guna mendukung peningkatan ketahanan pangan di Indonesia.