p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Ismiati Lembo
Kantor Sekretariat Daerah, Kab. Kepulauan Siau Tagulandang Biaro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profil Kawasan Kumuh Kab. Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Ismiati Lembo
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56231

Abstract

Permasalahan permukiman kumuh perkotaan sering kali menjadi salah satu isu utama yang cukup menjadi polemik, sehingga seperti tidak pernah terkejar oleh upaya penanganan yang dari waktu ke waktu sudah dilakukan. Masalah yang sarat muatan sosial, budaya ekonomi dan politik dengan serta merta mengancam kawasan-kawasan permukiman perkotaan yang nyaris menjadi laten dan hampir tak selesai ditangani dalam beberapa dekade. Secara khusus dampak permukiman kumuh juga akan menimbulkan paradigma buruk terhadap penyelenggaraan pemerintah, dengan memberikan dampak citra negatif akan ketidakberdayaan dan ketidakmampuan pemerintah dalam pengaturan pelayanan kehidupan hidup dan penghidupan warganya. Dilain sisi dibidang tatanan sosial budaya kemasyarakatan, komunitas yang bermukim di lingkungan permukiman kumuh secara ekonomi pada umumnya termasuk golongan masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah, yang seringkali menjadi alasan penyebab terjadinya degradasi kedisiplinan dan ketidaktertiban dalam berbagai tatanan sosial masyarakat, terutama bagi Daerah Kab. Kepl Siau Tagulandang Biaro yang masih baru, yang mulai berkembang sehingga perlu dibuat Profil Kawasan Kumuh untuk dapat mengetahui dan memberi gambaran Kondidi Daerah Kekumuhan yang ada. Kata kunci: kawasan, kumuh
Program Bantuan Rumah Swadaya Berbasis POKMASIM–B Di Kab. Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Ismiati Lembo
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56232

Abstract

Rumah merupakan hal yang sangat penting dan menjadi pokok bagi setiap masyarakat. Rumah berfungsi sebagai tempat hunian, selain itu harus aman,nyaman, bersih dan sehat ketika ditempati. Terpenuhinya kebutuhan dasar rumah layak huni diharapkan mampu meningkatkan ketahanan hidup masyarakat. Kenyataannya untuk mewujudkan rumah yang layak huni bukan perkara mudah. Ketidaksanggupan masyarakat memenuhi kebutuhan rumah yang layak huni berbanding lurus dengan pendapatan dan pengetahuan masyarakat tentang fungsi rumah itu sendiri. Salah satu program pemerintah untuk mengatasi masalah ketersediaan perumahan adalah pemberian Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) sebagimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahaun 2011 pasal 54 ayat 3 huruf b tenatang Perumahan dan Kawasan Permukiman menyatakan bahwa kewajiban untuk memeberikan kemudahan dan / atau bantuan bagi MBR dalam bentuk Rumah Swadaya. Hal ini juga dijabarkan lagi dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 13/ PRT/M/2016 tentang Bantuan Stimulan Perimahan Swadaya. Kata kunci: rumah swadaya