Erni Ekafitria Bahar
Muhammadiyah University of Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DESCRIPTION OF MATHEMATICS PROBLEM SOLVING ABILITY BASED ON COGNITIVE LEARNING STYLE OF XI CLASS STUDENTS AT SENIOR HIGH SCHOOL 19 GOWA Resmi Mursal; A Husniati; Erni Ekafitria Bahar
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 11, No 2 (2023): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v11i2.53071

Abstract

This study aims to determine the description of the ability of students of class XI SMA Negeri 19 Gowa in solving math problems based on their learning style is the main focus of this research. The research subjects were 2 students, namely 1 student cognitive style field dependent and 1 student cognitive style field independent. The researcher is the main instrument with supporting instruments namely GEFT test sheet, problem solving proficiency test sheet, and interview guide. The conclusions of this study are: (1) the subject's problem solving ability with field dependent cognitive style is still lacking because the subject can understand the problem presented but has not been able to formulate a solution plan appropriately and has not been able to implement the solution plan. Subjects also have not been able to do a careful recheck; (2) Subject problem solving ability with cognitive field independent style is very good because the subject is able to interpret the problem neatly and able to formulate a good solution plan, and can apply every step of the solution that has been designed. The subject is also able to re-evaluate each stage of the solution so that the subject is confident in the correctness of his answer.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Berdasarkan Tipe Kepribadian Introvert Khaerullah Khaerullah; Ikhbariaty Qadri; Erni Ekafitria Bahar
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9577

Abstract

Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa menjadi salah satu masalah dalam pembelajaran matematika, khususnya pada siswa dengan tipe kepribadian introvert yang umumnya dianggap kurang aktif secara verbal, sehingga penting untuk mengkaji apakah karakteristik kepribadian tersebut turut memengaruhi cara mereka mengomunikasikan ide matematis secara visual, lisan, dan tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan tipe kepribadian introvert berdasarkan empat indikator komunikasi matematis Sumarmo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek satu siswa kelas VIII SMP Islam Athirah Makassar, yang dipilih dari 13 siswa introvert (dari total 35 siswa: 10 ekstrovert, 13 introvert, dan 12 ambivert) berdasarkan skor angket kepribadian introvert tertinggi serta rekomendasi guru terkait konsistensi karakter introvert subjek dalam pembelajaran sehari-hari. Instrumen yang digunakan berupa angket tipe kepribadian, tes kemampuan komunikasi matematis, dan pedoman wawancara, yang seluruhnya telah divalidasi oleh dua dosen ahli melalui expert judgment serta diuji reliabilitasnya. Validitas data diperoleh melalui triangulasi waktu, yaitu dengan membandingkan hasil tes dan wawancara yang dikumpulkan pada dua waktu berbeda untuk melihat konsistensinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tipe kepribadian introvert memiliki kemampuan komunikasi matematis visual dan lisan yang baik, ditandai dengan kemampuan merepresentasikan masalah secara tepat ke dalam bentuk diagram serta menjelaskan strategi penyelesaian secara runtut saat wawancara; namun, kemampuan komunikasi tertulisnya belum sepenuhnya setara, terlihat dari langkah-langkah penyelesaian dan kesimpulan yang dituliskan pada lembar jawaban yang belum lengkap. Temuan ini menunjukkan bahwa karakter introvert tidak menghambat pemahaman dan representasi matematis siswa, tetapi lebih memengaruhi bentuk penyampaiannya, yaitu subjek mengomunikasikan ide lebih optimal secara lisan dibandingkan tertulis.