Fanny Fadila Noer Rahmawati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis tingkat pendidikan guru terhadap penceahan kekerasan seksual pada anak Fanny Fadila Noer Rahmawati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.19101

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendidikan guru dalam hubungannya dengan pencegahan kekerasan seksual pada anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dengan mengumpulkan dan menganalisis penelitian-penelitian terkait yang telah dilakukan sebelumnya.Hasil dari analisis literature review ini menunjukkan bahwa pendidikan guru memiliki peran yang penting dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak. Guru yang memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi cenderung lebih sadar akan tanda-tanda kekerasan seksual pada anak, mampu mengenali dan mengatasi situasi yang berpotensi berbahaya, serta memiliki pengetahuan yang lebih luas mengenai strategi pencegahan yang efektif.Namun demikian, artikel ini juga mengidentifikasi beberapa kendala yang dihadapi dalam meningkatkan tingkat pendidikan guru terkait pencegahan kekerasan seksual pada anak. Beberapa kendala tersebut termasuk keterbatasan akses terhadap pelatihan dan sumber daya yang relevan, kurangnya waktu dan dukungan dalam mengintegrasikan isu-isu kekerasan seksual dalam kurikulum, serta kurangnya pemahaman dan kesadaran yang memadai di kalangan guru mengenai pentingnya peran mereka dalam pencegahan kekerasan seksual.Dalam rangka meningkatkan pencegahan kekerasan seksual pada anak, penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pendidikan dan pelatihan bagi guru, termasuk pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan isu-isu kekerasan seksual, serta pendekatan yang holistik dalam melibatkan stakeholder terkait, seperti pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat secara keseluruhan. Dengan meningkatkan tingkat pendidikan guru, diharapkan upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak dapat menjadi efektif dan berkelanjutan.