Syarifuddin Usman
Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan UMMU

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Resiliensi Pemerintah Desa Pulau Menghadapi COVID-19 ; Studi di Desa Kakara A dan Kumo Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara Syarifuddin Usman; Ali Lating; Herman Usman
JOURNAL OF ETHNIC DIVERSITY AND LOCAL WISDOM Vol 5 No 1 (2024): Vol 5 No 1 (2024): Volume 5 Issue 1, Juni (2024): Journal Of Ethnic Diversity And
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN PUBLIKASI DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini menjelaskan respon pemerintah desa pulau dalam menghadapi ancaman virus COVID-19 yang merebak terjadi pada tahun akhir 2019 hingga 2022 di dua desa pulau yakni, Desa Kakara A dan Desa Kumo Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara. Metode Penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan hasil wawancara dan studi kepustakaan sebagai bahan utama yang berkaitan dengan obyek penelitian atau permulaan data yang bersifat kepustakaan. Adapun beberapa sumber yang digunakan antara lain, kepala desa, jurnal ilmiah, hasil-hasil penelitian, internet serta sumber-sumber lainnya yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa pemerintah Desa Pulau memiliki berbagai kebijakan untuk melindungi masyarakat desa dari ancaman pandemic virus corona (COVID-19) dengan mendayagunakan potensi lokal untuk melindungi warga masyarakat desa pulau yakni, melakukan lockdown pulau, batobo (berenang), mengunyah kulit batang pohon ketapang dan juga menyiasati lahan untuk menanam bahan pengganti makanan pokok (beras). Selain juga intens melakukan sosialisasi protocol kesehatan 5 (lima) ; Memakai Masker, Mencuci Tangan dengan Sabun, Menjaga Jarak, Menghindari kerumuman, dan Membatasi mobilitas. Kesimpulannya, pemerintah desa pulau Kakara A dan Kumo sangat tanggap menghadapi wabah Virus CORONA-19 dengan kebijakan meskipun sejumlah warga ada yang kena virus namun dapat disembuhkan, meskipun ada juga yang tidak meninggal.