p-Index From 2021 - 2026
0.835
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Silitek
Titien Sofiati
Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Universitas Pasifik Morotai

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DIVERSIVIKASI DAN KARAKTERISASI CITA RASA “SOSIS PUCUK” Yulesron Sumahi; Titien Sofiati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 01 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/bbzx0h92

Abstract

Sosis ikan merupakan produk daging giling yang bersifat kenyal dan berbentuk silinder dengan pembungkus khusus (cassing). Pengolahan sosis ikan merupakan salah satu diversifikasi produk olahan hasil perikanan. Usaha ini sangat diperlukan terutama dalam rangka untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Indonesia, terlebih khusus mayarakat Pulau Morotai yaitu dengan memberikan lebih banyak pilihan produk yang dapat dibeli dan dikonsumsi. Sayur caisim juga kaya akan mineral, protein, dan serat. Sehingga penulis mencoba mengkolaborasi antara ikan tuna dan caisim menjadi satu produk, yaitu produk sosis ikan tuna dengan penambahan pewarna alami dari sayur caisim. Produk hasil diversifikasi ini diberi nama Sosis Pucuk. Tujuan penelitian ini adalah membuat sosis ikan tuna dengan penambahan pewarna alami dari sayur caisim atau yang akan dikenal dengan Sosis Pucuk dan karakterisasi cita rasa produk tersebut.  Prosedur penelitian terbagi atas 3 tahap yaitu: 1) pembuatan sampel sosis ikan dengan penambahan caisim sebagai pewarna alami; 2) penilaian panelis terhadap organoleptic produk; 3) interpretasi hasil pengambilan data dalam bentuk deskriptif dan table maupun gambar. Penilaian uji sensori/organoleptic produk dilakukan oleh 50 panelis. Pemilihan panelis dilakukan secara acak, panelis merupakan panelis tidak terlatih. Berdasarkan hasil penelitian Sosis Pucuk merupakan diversifikasi sosis ikan tuna dengan penambahan pewarna alami sayur caisim (Brassica juncea L.). Sosis Pucuk memiliki kenampakan cemerlang spesifik produk, aroma dan rasa yang kuat spesifik produk sosis ikan, serta  memiliki tekstur cukup padat dan kompak.
DIVERSIVIKASI DAN KARAKTERISASI CITA RASA “PILUS AKUR” Finda Adam; Titien Sofiati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/yg1sq188

Abstract

Pilus merupakan salah satu olahan daging atau ikan secara tradisional yang sangat terkenal dan digemari oleh semua lapisan masyarakat, karena memiliki rasa yang khas, enak dan bergizi. Wortel merupakan sayur yang bernilai gizi tinggi dan dapat  di pakai sebagai bahan tambahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) membuat  pilus ikan tuna dengan penambahan wortel sebagai pewarna alami dan 2) Mengetahui timgkat penerimaan konsumen terhadap inovasi pilus ikan tuna dengan penambahan wortel sebagai  pewarna alami. penelitian ini dilakukan di Laboraturium Dasar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK). Waktu pelaksanaan pada bulan Juli-Agustus 2023 melalui dua tahap penelitian. Tahap pertama yaitu pembuatan pilus dengan formula yang telah ditetapkan. Tahap kedua yaitu uji hedonik untuk melihat tingkat penerimaan konsumen terhadap 50 orang panelis tidak terlatih. Hasil penelitian Inovasi pilus ikan tuna dengan penambahan pewarna alami dari wortel telah dibuat dan sudah dapat dikonsumsi. Tingkat penerimaan konsumen terhadap pilus ikan tuna dengan penambahan wortel sebagai pewarna alami sangat baik dari segi rasa, aroma, warma dan tekstur. Keempat aspek penilaian hedonik berada pada skala spesifik suka hingga sangat suka. Pilus ikan tuna hasil diversifikasi dengan penambahan pewarna alami dari wortel ini kemudian diberi nama “Pilus Akur”.
FORMULASI DAN KARAKTERISASI ”KECAP SAMUD” DI KABUPATEN PULAU MOROTAI Al Hamdani Marjan; Titien Sofiati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/m505np49

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membuat kecap jeroan ikan tuna dengan penambahan sari buah nanas dan karakterisasi cita rasa kecap yang dihasilkan. Kecap hasil fermentasi jeroan ikan tuna dengan penambahan sari buah nanas ini kemudian diberi nama Kecap Samud. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2023 bertempat di Laboratorium Dasar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pasifik Morotai. Alat yang digunakan antara lain: baskom, blender, talenan, pisau, toples, sarung tangan, gelas ukur, spatula, kompor, wajan, penyaring, dan kertas saring. Bahan yang digunakan terdiri dari jeroan ikan tuna (jantung, hati, dan usus), sari buah nanas matang, dan garam. Pembuatan ‘Kecap Samud’ dilakukan dengan menambahkan sari buah nanas dengan konsentrasi yang berbeda yakni 0% (kontrol), 10%, 15%, dan 20% dengan jeroan ikan tuna, kemudian ditambah dengan garam sebanyak 30 gram. Kecap difermentasi selama 8 hari dalam wadah yang tertutup rapat di suhu ruangan. Setelah 8 hari, sampel direbus dengan suhu 600C selama 7 menit. Setelah 7 menit Saring hasil rebusan dan diamkan selama 12 jam untuk memastikan tidak ada endapan dalam kecap. Apabila masih terdapat endapan kecap disaring Kembali. Karakterisasi kecap dilakukan pada 30 panelis tidak terlatih, hasil penilaian dideskripsikan dalam gambar serta studi literatus sebagai pembanding. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kecap jeroan tuna dengan penambahan sari buah nanas berhasil dibuat dan diberi nama Kecap Samud. Karakteristik Kecap Samud dilihat secara hedonik atau tingkat kesukaan konsumen terhadap warna, rasa, aroma, dan kenampakan pada penambahan konsentrasi sari buah nanas 20% lebih tinggi dibandingkan yang lain.