Nur Chasanah
Institut Agama Islam Negeri Kudus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSERVASI MASYARAKAT DALAM TRADISI APITAN DI DESA SINGOCANDI KOTA KUDUS Nur Chasanah
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v8i1.14109

Abstract

Tradisi Apitan merupakan bentuk perjuangan untuk menaklukkan warisan budaya dan menghormati leluhur negara Indonesia. Oleh sebab itu, tradisi ini harus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Tujuan dari Survey ini dilakukan oleh masyarakat desa Singocandi. Tradisi Apitan mempertahankan tradisi Apitan masyarakat desa Singocandi. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang memadukan metode deskriptif dengan survei lapangan. Survei dilakukan di desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Tradisi adalah bentuk perilaku berulang yang identik. Tradisi dimaksudkan untuk diwariskan dari generasi ke generasi. Tradisi adalah gagasan dan kepercayaan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Tradisi adalah pedoman, bukan aturan. Setiap keluarga budaya mungkin memiliki tradisinya sendiri untuk dibagikan.