p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Social Society
Muhammad Rizqi Zati
Universitas Samudra Langsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Konflik Kerja dan Stres Kerja terhadap Prestasi Kerja Karyawan PT Perkebunan Nusantara IV Regional VI KSO Langsa Asmaul Husana; Muhammad Rizqi Zati; Syardiansah Syardiansah
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.952

Abstract

Urgensi penelitian ini untuk memahami bagaimana konflik kerja dan stres kerja secara signifikan mempengaruhi prestasi kerja karyawan di PT Perkebunan Nusantara IV Regional VI KSO Langsa, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konflik kerja dan stres kerja terhadap prestasi kerja karyawan di PT Perkebunan Nusantara IV Regional VI KSO Langsa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian yaitu sebanyak 141 responden dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu Observasi, Wawancara, Kuesioner, Dokumentasi. metode analisis uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji hipotesis. Hasil analisis uji t menunjukkan bahwa konflik kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai t hitung 6,712 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Selanjutnya, stres kerja juga berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai t hitung 3,421 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Hasil uji F diperoleh nilai F hitung sebesar 2,510 dengan signifikansi 0,085. Hal ini mengindikasikan bahwa konflik kerja dan stres kerja secara simultan berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan, meskipun pengaruhnya tidak terlalu besar. Model summary menunjukkan nilai R sebesar 0,187 dengan R Square 0,035, yang berarti bahwa konflik kerja dan stres kerja hanya mampu menjelaskan 3,5% variasi perubahan prestasi kerja, sedangkan 96,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konflik kerja dan stres kerja memiliki pengaruh yang nyata terhadap prestasi kerja, baik secara parsial maupun simultan, meskipun kontribusi model masih tergolong rendah.
Pengaruh Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan Panen BHL pada PTPN 1 Pulau Tiga Anissa Nabila; Syardiansah Syardiansah; Muhammad Rizqi Zati
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.953

Abstract

Urgensi penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kerja dan kompensasi dapat secara signifikan memengaruhi kinerja karyawan panen BHL di PTPN 1 Pulau Tiga guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Work Life Balance Kemampuan Kerja, Prestasi Kerja, Dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan Panen BHL Di PTPN 1 Pulau Tiga. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh karyawan Panen BHL PTPN 1 Pulau Tiga yang berjumlah 46 karyawan. Penelitian ini menggunakan kan teknik sampling jenuh yaitu teknik yang pengukuran sampel yang mewakili seluruh jumlah populasi. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan observasi (pengamatan interview (wawancara), kuesioner (angket), dan gabungan ketiganya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, analisis regresi linear sederhana, dan uji t. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda, Work Life Balance memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja, dengan koefesien regresi sebesar 0,239 dengan nilai signifikansi sebesar 0,015. Kemampuan kerja yang di analisis dengan regresi linear berganda dengan koefesien regresi sebesar 0,252 dengan nilai signifikansi 0,007 memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja. Prestasi Kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dengan koefesien regresi sebesar 0,371 dengan nilai signifikansi 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa semakin besar prestasi kerja karyawan maka semakin baik kinerja karyawan. Kompensasi dianalisis dengan koefesien 0,334 dengan nilai signifikansi 0,008, memiliki pengaruh positif dan signifikan. Pengujian simultan dengan uji F menghasilkan nilai F hitung 63,248 dan R2 sebesar 0,847, yang mengindikasikan bahwa kombinasi keempat variabel ini menjelaskan 84,7% varisi dalam kinerja. Penelitian ini menggaris bawahi pentingnya work life balance, kemampuan kerja prestasi kerja dan kompensasi sebagai faktor peningkatan kinerja.