Devitria Kartika
Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Anduonohu, Jl. H. E. A. Mokodompit Kendari 93232

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI PENINGKATAN KESADARAN REMAJA TERHADAP PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (HIV/AIDS) DI SMAN 3 KENDARI, KESSILAMPE Muhammad Hajrul Malaka; H Halik; Loly Subhiaty Idrus; Muhammad Fachry Syawal Putra; Devitria Kartika; Fitra Nur Awalia; Hafidzah Wardani; Wa Ode Siti Sriandri
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 3 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergaulan remaja masyarakat Indonesia saat ini dapat dikatakan sangat bebas dan tidak bias dikendalikan bahkan oleh orang terdekatnya sekalipun, dampak dari pergaulan bebas ini salah satunya dapat meningkatkan kasus penyakit menular seksual di kalangan remaja. penyakit menular seksual yang sangat dikenal masyarakat saat ini yaitu hiv/aids. Upaya yang bias dilakukan untuk mencegah dan meminimalisir penyakit ini yaitu dengan melalui sosialisasi-sosialisasi oleh tenaga kesehatan. Salah satu profesi tenaga kesehatan yang bisa berperan dalam mewujudkan upaya kesehatan adalah profesi apoteker. Apoteker memegang peranan penting demi tercapainya derajat kesehatan masyarakat. Dalam upaya mencegah penularan penyakit menular seksual, mahasiswa Apoteker Universitas Halu Oleo melakukan sosialisasi peningkatan kesadaran remaja terhadap penyakit menular seksual (HIV/AIDS) di SMAN 3 Kendari, Kessilampe. Sosialisasi ini merupakan suatu kegiatan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang bahayanya apabila sudah tertular penyakit menular seksual (HIV/AIDS), meningkatkan pemahaman para pelajar SMAN 3 Kendari dalam mencegah dan menanggulangi HIV/AIDS, serta menumbuhkan kesadaran pelajar SMAN 3 Kendari tentang pencegahan dan penanggulangan dari HIV/AIDS. Tujuan dari kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dikalangan pelajar, terutama siswa SMA terkait pentingnya pencegahan penyakit menular seksual HIV/AIDS