Yarna Hasiani
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Community-Based Tourism Mangrove Swamp Ecotourism Based on Maqashid Sharia Galuh Nashrulloh Kartika MR; Rozzana Erziaty; Akhmad Hulaify; Yarna Hasiani; Ariyadi Ariyadi
Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam Vol. 15 No. 1 (2024): March
Publisher : STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62730/syaikhuna.v15i1.7127

Abstract

Having a wealth of potential mangrove resources, Pagatan Besar village has the opportunity to develop a sustainable ecotourism sector. This development must be directed at minimizing negative impacts on the environment and ensuring that the welfare of local communities increases. This research aims to find strategies for developing mangrove swamp ecotourism potential in Pagatan Besar village by optimizing the role of the Community based on Maqashid al Syari'ah. Qualitative research using a case study method in the mangrove swamp ecotourism area found that the strategy applied in developing the tourism potential of the mangrove swamp ecotourism area in the region was to implement a transparent accounting system to manage ecotourism income and expenditure, forming a special team to allocate initial investment funds and on the necessary infrastructure, maintaining the security and comfort of tourists with regular security audits, updating the security system through technology such as CCTV cameras. Optimizing the role of the Community is carried out by involving residents in skills training programs in the mangrove ecotourism sector, regular meetings for input and ideas, overcoming gaps in cultural and religious values with cross-sector consultation groups involving religious, cultural and village government leaders in the integration of Maqashid values al Syari'ah in the ecotourism plan, increasing environmental awareness through healthy environmental education for tourists and residents in daily ecotourism activities.
Pemberdayaan Generasi Muda Kota Banjarmasin pada Kegiatan Urban Farming dengan Metode Hidroponik Sistem Wick Fuzi Ash'ari; Gt. Khairun Ni’mah; Yarna Hasiani; Ilhamiyah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2955

Abstract

Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan lahan untuk menghasilkan produk tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, maupun peternakan. Kegiatan pertanian identik dilakukan di wilayah pedesaan sehingga akan menjadi salah satu faktor dalam ketidaktertarikan generasi muda pada sektor pertanian. Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan generasi muda yang memiliki tingkat curiosity yang besar dengan semangat yang masih dan energi yang tinggi, serta mereka memiliki akses terhadap teknologi informasi yang lebih luas jika dibandingkan generasi sebelumnya, Urban farming merupakan kegiatan bercocok tanam di daerah perkotaan. Kegiatan ini dilakukan untuk memanfaatkan lahan yang terbatas di perkotaan untuk menghasilkan pangan dan produk pertanian lainnya. Urban farming memiliki banyak manfaat, antara lain meningkatkan ketahanan pangan, Peserta Kegiatan ini adalah siswa/I kelas XI SMAS PGRI 1 Kota Banjarmasin. Pelaksanaan kegiatan terbagi atas penyampaian materi dan diskusi atau tanya jawab, pengenalan alat dan bahan hidroponik sistem wick serta praktik dan demonstrasi. Kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan mampu menambah wawasan pengetahuan generasi muda di kota Banjarmasin tentang pertanian terutama budidaya dengan hidroponik sistem wick.