Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Perawat Tentang Risiko Jatuh Pasien Yang Dirawat Muhammad ALi Makaminan; Marjes N Tumurang; Ketrina Konoralma; Maria Terok
Bima Nursing Journal Vol 5, No 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i1.1358

Abstract

Pengetahuan merupakan hasil penginderaan manusia, atau hasil mengetahui seseorang tentang suatu benda melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga, dan sebagainya). Perawat sebagai pemberi pelayanan asuhan keperawatan kepada pasien harus dapat memahami dan memahami risiko jatuh pada pasien. Oleh karena itu perawat dapat menjamin keselamatan pasien selama dirawat di ruang penyakit dalam RS Noongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan perawat tentang risiko jatuh pada pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C Noongan. Jenis penelitian ini adalah observasi analitik dengan desain “Quasy Eksperimental with Pre and Post Test Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang bekerja di ruang penyakit dalam Rumah Sakit Tipe C Manado yang berjumlah 30 responden. Sedangkan sampelnya adalah populasi yang berjumlah 30 responden. Pengumpulan data menggunakan angket terstandar yang didahului dengan pre-test kemudian diberikan edukasi tentang pengetahuan tentang faktor risiko jatuh dan keselamatan pasien selama 5 hari, setelah itu dilakukan post-test. Hasil pengukuran pengetahuan diuji menggunakan statistik Wilcoxon Sign Rank Test dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi disertai narasi dan penjelasanHasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan terhadap pengetahuan perawat tentang keselamatan pasien dan risiko jatuh di RSUD Tipe C Noongan dengan nilai signifikansi 0,000 < p0,05. Disarankan kepada perawat agar termotivasi untuk terus meningkatkan pengetahuan terkait Patient Safety risiko terjatuh dan berperan dalam mencegah risiko terjatuh.
GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN SEROLOGI TREPONEMA PALLIDUM PADA PENDONOR DARAH DENGAN METODE TREPONEMA PALLIDUM RAPID Indra Elisabet Lalangpuling; Karina Enjelina Adolong; Ketrina Konoralma
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2022): Desember
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v10i2.2698

Abstract

Blood transfusion service is a health service effort that utilizes blood as a basic material for humanitarian purposes and not for commercial purposes. Blood and blood products can save lives, but they can also be life threatening for the patient because of the possibility of transmitting the infection from the donor. Syphilis or lues is a sexually transmitted infection caused by the Treponema pallidum bacteria that causes skin disorders and can manifest systemic. The purpose of this study was to describe the results of the Treponema Pallidum serological examination on blood donors using the Treponema Pallidum rapid method at UTD Hospital Tk.II R.W. Mongisidi. This research was a descriptive method with a sampling technique determined by accidental sampling. The sample in this study was taken as many as 30 blood donors who met the inclusion criteria. The results showed that there were 22 male respondents (74%), aged around 17-30 years as many as 19 respondents (67%), working as private employees as many as 17 respondents (56%), non-routine blood donors as many as 19 respondents (63). %) and there are as many as 2 respondents (7%) reactive Treponema pallidum The conclusion of this study is that there are 7% of respondents reactive Treponema pallidum.