Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular Pada Kelompok Usia Dewasa dan Lansia di Dusun Sejati Pasar Fahmi Hussein; Putri Dira Vanesha; Yusuf Nur Aziz; Nadia Amaliyah; Maharani Dyahayu Prameswari; Khanifah Maola Zahro; Muhammad Rafli Muzammil; Elviana Wijayanti; Mardhatillah Marsa
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.61.1156

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) adalah penyakit yang merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku dengan kecenderungan berlangsung lama. PTM dapat menyebabkan 74% kematian secara global setiap tahunnya. Faktor-faktor yang memicu terjadinya penyakit tidak menular yaitu konsumsi alkohol, kebiasaan merokok, dan pola hidup tidak sehat (kurangnya aktivitas fisik dan pola makan sembarangan). Hal tersebut dapat memicu semakin tingginya kejadian penyakit tidak menular pada masyarakat apabila tidak dilakukan langkah pencegahan dan pengendalian yang tepat. Hasil survei yang dilakukan di Dusun Sejati Pasar menunjukkan bahwa terdapat masyarakat yang mengalami masalah kesehatan namun sedikit dari mereka yang melakukan pemeriksaan pada fasilitas kesehatan setempat. Oleh karena itu dilakukan kegiatan pengabdian berupa deteksi dini dan edukasi terkait penyakit tidak menular sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit tidak menular. Hasil kegiatan yang dilakukan di Dusun Sejati Pasar menunjukkan bahwa masyarakat dengan kelompok usia 45 hingga >70 tahun sebesar 37% terindikasi prehipertensi, 37% terindikasi hipertensi tahap I 10% terindikasi hipertensi tahap II, 13% terindikasi diabetes, dan 10% terindikasi prediabetes. Kegiatan pemeriksaan dan pemberian edukasi yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit tidak menular.
Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh dan Riwayat Keluarga dengan Kejadian Anomali Refraksi pada Siswa Kelas 5 dan 6 SD Muhammadiyah Kleco Muhammad Rafli Muzammil; Ahmad Ikliluddin
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v3i1.4788

Abstract

Refractive anomalies in children are still an important vision problem to be treated. Refractive anomalies that are not handled properly at an age of children are prone to developing advanced vision problems such as lazy eye (amblyopia). Prevention needs to be carried out so that the occurrence of refractive anomalies in children can be minimized, one of which is by knowing the risk factors that trigger this refractive anomaly. This study aims to find a relationship between body mass index and family history of refractive anomalies and the incidence of refractive anomalies in children. The research was conducted on 5th and 6th grade students at SD Muhammadiyah Kleco, Yogyakarta. A total of 42 students with refractive errors were obtained, which was then analyzed regarding the relationship between body mass index and family history and the occurrence of refractive anomalies they experienced. A statistically significant relationship was obtained between family history and the incidence of refractive anomalies (p=0.009). There was no statistically significant relationship between body mass index and the incidence of refractive anomalies (p=0.321).