Rian Hidayat
UIN Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Harmonisasi Pengetahuan: Menelusuri Interaksi Islam dan Filsafat dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan: MENELUSURI INTERAKSI ISLAM DAN FILSAFAT DALAM PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN Rian Hidayat
EL-FIKR: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam Vol. 5 No. 1 (2024): El-Fikr: Jurnal Aqidah dan Filsafat
Publisher : Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/el-fikr.v5i1.21680

Abstract

This research aims to comprehend the roles of Islam and philosophy in the development of scientific knowledge. Islam and philosophy play significant roles in shaping worldviews, values, and epistemological approaches that underpin the development of scientific knowledge. The study employs a descriptive-analytical approach to explore the relationships among religion, philosophy, and science. Data is collected through a literature review encompassing relevant primary and secondary sources related to the research topic. Data analysis involves the collection, classification, and interpretation of pertinent information. The findings indicate that Islam exerts a strong influence on the development of scientific knowledge through moral perspectives, ethics, and views on the universe. Islam often provides a value framework that shapes the motivation and goals of research, influencing ethical decisions in scientific practices. On the other hand, philosophy also plays a crucial role in the development of scientific knowledge through studies of epistemology, logic, and research methods. Philosophy provides a theoretical and conceptual foundation supporting understanding, reasoning, and critical reflection in scientific practice. The interconnectedness of Islam, philosophy, and science reflects a dialogue and interaction between religious beliefs, rational philosophy, and empirical understanding. The integration of these aspects allows for the holistic development of scientific knowledge, combining spiritual, intellectual, and empirical aspects in the understanding and explanation of natural phenomena.
Implikasi Hukum Ekonomi Syariah: Analisis Konsep Riba, Gharar, dan Maisir dalam Transaksi Keuangan Rian Hidayat
Jurnal Inen Paer Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inen Paer Edisi Juni
Publisher : Pusat Studi Kebudayaan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/jip.v1i2.607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum ekonomi syariah terhadap konsep riba, gharar, dan maisir dalam transaksi keuangan. Dalam konteks ekonomi syariah, ketiga konsep ini memainkan peran penting dalam mengatur transaksi keuangan agar sesuai dengan prinsip-prinsip Islam yang menekankan keadilan, kepastian, dan keberkahan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis literatur, yang melibatkan kajian mendalam terhadap berbagai sumber yang relevan, termasuk Al-Qur'an, hadis Nabi Muhammad SAW, serta literatur terkait hukum ekonomi syariah dan teori ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ajaran Islam, Allah melarang amalan riba, gharar, dan judi karena dapat menganiaya dan memakan harta orang lain secara batil. Ditemukan bahwa Tuhan tidak menyukai orang yang memakan uang secara tidak adil, dan sebaliknya, Tuhan senang dengan hubungan yang harmonis antara manusia. Praktik riba, gharar, dan maisir diharamkan baik dalam kitab-kitab klasik maupun fatwa-fatwa kontemporer. Penelitian ini juga menyoroti perkembangan praktik yang dilarang dalam Islam yang terus berkembang hingga saat ini, meskipun sistem ekonomi memiliki perbedaan. Namun, unsur-unsur seperti riba, gharar, dan maisir tetap mewarnai praktik ekonomi yang dianggap haram. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemahaman yang lebih mendalam tentang prinsip-prinsip ekonomi syariah dan relevansinya dalam konteks sosial ekonomi saat ini.