Ammar Yasir Siregar
Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN STRES AKADEMIK MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN Ammar Yasir Siregar
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.312-317

Abstract

Di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan khususnya Program Studi Bimbingan Konseling stres akademik pada beberapa mahasiswa, namun tingkat stress mahasiswa tentunya berbeda-beda sesuai dengan tingkat masalah yang dihadapi “kenapa demikian?” mungkin keyakinan (self efficacy) dalam menghadapi masalah berbeda-beda, mental seseorang pasti berbeda dengan orang lain,untuk itu penulis merasa tertarik untuk meneliti Hubungan Self-Efficacy dengan Stress Akademik Mahasiwa Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Cara menentukan populasi dengan dijadikan seluruh seluruh mahasiswa semester VIII Prodi. Bimbingan dan Konseling yang aktif pada Tahun Akademik 2023-2024 yaitu sebanyak 37 orang. Adapun teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Yaitu seluruh populasi dalam penelitian ini menjadi sampel, dikurang 1 (satu) yaitu Penulis sendiri, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah semester VIII berjumlah 37-1=36 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian diperoleh rhitung > rtabel  yaitu 0,498 > 0,329 pada taraf signifikan 5%, maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara self-efficacy dengan stress akademik mahasiswa prodi, bimbingan dan konseling universitas muhammadiyah tapanuli selatan”