Melvin Subay
SEKOLAH TINGGI AGAMA KRISTEN LENTERA BANGSA MANADO

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Media Digital bagi Kegiatan Pembelajaran Interaktif dalam Pendidikan Agama Kristen Melvin Subay
EUANGGELION: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 4, No 2 (2024): Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Lentera Bangsa Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61390/euanggelion.v4i2.65

Abstract

Abstract: Education in the 21st century is often marked by the use of technology in learning as a demand in the industrial era 4.0 until it develops in the 5.0 era. Christian Religious Education teachers in the era of the industrial revolution 4.0-5.0 need to master tricks in teaching that are far more creative, innovative, productive and inspirational and are not left behind in terms of the use of technology (not clueless). In this study the authors used a type or research approach from a Library Research. The results of this study are that students feel bored and very quickly bored when studying independently at home when they are faced with the many tasks they face. This is very much related to the morals or character of students while students study from home. Students are not very creative in doing assignments, do not have enthusiasm when studying independently at home, do not have discipline or are not responsible in completing assignments that have been given by their teacher. This is what causes frequent problems between parents and children when children study at home. Digital media has an impact on the character of students. Directly or indirectly, digital media will greatly impact on strengthening character values for students, including: Religious Character, Honest, Love Peace, Tolerance, Creative, Independent, Curiosity, Discipline, Love to read, and Responsibility. The contents of the material The beauty of forgiveness, the appearance of the media used and designed with a variety of Christian Spiritual nuances, the backsound of Spiritual songs that are appropriate to the contents of the material which in the end are considered capable of providing positive reinforcement to the Religious Character values of Students in using digital media.Abstrak: Pendidikan pada abad yang ke-21 sering kali di tandai oleh Penggunaan teknologi dalam pembelajaran sebagai suatu tuntutan di era industry 4.0 sampai berkembang pada era 5.0. Guru Pendidikan Agama Kristen pada era revolusi industri 4.0-5.0 perlu menguasai trik dalam mengajar yang jauh lebih kreatif, inovatif, produktif dan inspiratif serta tidak ketinggalan dalam hal Penggunaan teknologi (tidak Gaptek). Pada penelitian ini penulis menggunakan jenis atau pendekatan penelitian dari sebuah Studi Kepustakaan (Library Research). Hasil dari penelitian ini adalah Peserta didik merasa bosan dan sangat lekas jenuh ketika belajar mandiri di rumah yang sedang diperhadapkan dengan banyaknya tugas-tugas yang dihadapi. Hal ini amat sangat berhubungan terhadap moral atau karakter dari peserta didik selama peserta didik belajar dari rumah. Peserta didik sangat tidak kreatif dalam mengerjakan tugas, tidak memiliki semangat saat belajar mandiri di rumah, tidak memiliki disiplin atau tidak bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas-tugas yang telah diberikan oleh gurunya. Hal ini yang menyebabkan sering terjadinya permasalahan antara orang tua dengan anak pada saat anak belajar di rumah. Media Digital mempunyai dampak terhadap karakter dari peserta didik. Secara langsung maupun tidak langsung Media digital akan sangat berdampak terhadap penguatan nilai-nilai karakter bagi peserta didik, diantaranya adalah: Karakter Religious, Jujur, Cinta Damai, Toleransi, Kreatif, Mandiri, Rasa Ingin Tahu, Disiplin, Gemar membaca, dan Tanggung jawab. Isi dari materi Indahnya mengampuni, tampilan media yang digunakan dan didesain dengan beragam nuansa Rohani Kristen, backsound lagu Rohani yang tepat sesuai dengan Isi materi yang pada akhirnya dinilai mampu memberikan penguatan positif terhadap nilai Karakter Religious Peserta Didik dalam menggunakan media digital.
INOVASI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENINGKATKAN GAYA BELAJAR SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS MELVIN SUBAY; Pingkan M.F. Tarore
Parakletos : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1 No 1 (2024): Kontribusi Teologi, Pendidikan Kristen dan Gereja bagi bangsa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Christian Religious Education has a strategic role in shaping the character and morals of students, including students with special needs. The learning styles of students with special needs vary widely, so they require an inclusive and adaptive approach to ensure an optimal understanding of religious teaching materials. This article discusses various innovations in Christian Religious Education learning methods specifically designed to support the learning styles of students with special needs, including the use of technology, visual media, multisensory methods, and project-based learning. With the application of this method, it is hoped that students with special needs can understand the values of religious teachings in depth and be able to apply them in daily life. Abstrak: Pendidikan Agama Kristen memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral siswa, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Gaya belajar siswa berkebutuhan khusus sangat bervariasi, sehingga membutuhkan pendekatan yang inklusif dan adaptif untuk memastikan pemahaman yang optimal terhadap materi ajaran agama. Artikel ini membahas berbagai inovasi dalam metode pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang dirancang khusus untuk mendukung gaya belajar siswa berkebutuhan khusus, termasuk penggunaan teknologi, media visual, metode multisensori, dan pembelajaran berbasis proyek. Dengan penerapan metode tersebut, diharapkan siswa berkebutuhan khusus dapat memahami nilai-nilai ajaran agama secara mendalam dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.