Mahrinasari MS
Program Studi Magister Manajemen, Universitas Lampung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Digital Marketing untuk Pengembangan Bisnis UKMK Mandala Wahyu Coffee Shop Mahrinasari MS; Ikke Nurjannah; Dian Rohaeni; Irvan Eduardo Purba; M. Zakia Ahada F.; Nadhiya Nurazmi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4016

Abstract

This research addresses the high coffee consumption in Indonesia and intense competition in the coffee industry in Bandar Lampung. Despite significant potential in digital marketing, only 8% of Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) practitioners utilize it. Therefore, the community service activity from the University of Lampung aims to support coffee UMKM in Bandar Lampung in adopting digital marketing strategies to enhance sales and compete in the Society 5.0 era. The activity method focuses on sharing knowledge and socializing digital marketing. The situational analysis phase involves on-site visits to understand the business processes. Socialization and discussions present content on business trends, digital marketing, and social media strategies. Follow-up includes encouraging the creation of additional social media accounts and optimizing online presence. Monitoring and evaluation are conducted to measure understanding and implementation of digital marketing practices, as well as monitor sales growth through social media. On December 10, 2023, Community Service Activity was held in Mandala Wahyu Coffe Shop, involving five participants and three stages: discussion, digital branding and marketing training, and evaluation. This training aims to enhance the online presence and global competitiveness of the cafe. It is expected that the applied digital marketing strategy will make operations more efficient, promote the company effectively, and increase customer engagement. The result of this community service activity is encouregement to increase sales and develop the business of UMKM Mandala Wahyu Coffee Shop trough optimizing digital marketing in social media. The method involves situational analysis, socialization, follow-up, and monitoring. The promotion mix strategy is expected to be effective in making operational activities and digital marketing more efficient. With the new digital strategy, UMKM can save time and be more effective in promotions. Penelitian ini membahas tingginya konsumsi kopi di Indonesia dan persaingan ketat industri kopi di Bandar Lampung. Meskipun potensi digital marketing besar, hanya 8% pelaku UMKM yang menggunakannya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat dari Universitas Lampung bertujuan mendukung UMKM kopi di Bandar Lampung mengadopsi strategi pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan dan bersaing di era Society 5.0. Metode kegiatan fokus pada sharing knowledge dan sosialisasi pemasaran digital. Tahap analisis situasi melibatkan kunjungan ke lokasi untuk memahami proses bisnis. Sosialisasi dan diskusi dilakukan dengan menyajikan konten tentang tren bisnis, pemasaran digital, dan strategi media sosial. Tindak lanjut mencakup anjuran untuk membuat akun media sosial tambahan dan mengoptimalkan keberadaan online. Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengukur pemahaman dan penerapan praktik pemasaran digital serta memantau peningkatan penjualan melalui media sosial. Pada 10 Desember 2023 diadakan Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berlokasi di Mandala Wahyu Coffee Shop, melibatkan lima peserta dan tiga tahap, yakni diskusi, pelatihan digital branding dan marketing, serta evaluasi. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keberadaan online dan daya saing global coffee shop tersebut. Diharapkan strategi digital marketing yang diterapkan akan membuat operasional lebih efisien, mempromosikan perusahaan secara efektif, dan meningkatkan keterlibatan pelanggan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dilakukan upaya peningkatan penjualan dan pengembangan bisnis UMKM Mandala Wahyu Coffee Shop melalui optimalisasi digital marketing melalui media sosial. Metode melibatkan analisis situasi, sosialisasi, tindak lanjut, dan monitoring. Strategi promotion mix diharapkan efektif dalam membuat aktivitas operasional dan pemasaran digital lebih efisien. Dengan strategi digital baru, UMKM dapat menghemat waktu dan lebih efektif dalam promosi. 
Digitalisasi Pemasaran Produk untuk Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan UMKM Lanting Mini Mana Lagi di Desa Kalirejo Mahrinasari MS; Joko Purnomo; M. Pemie Ricotama Maesa; Nofri Kurnia Putra; Yovita Yuantari Christi Hadi; Tiara Anggina Putri; Diena Izzaty Muslih
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4024

Abstract

One of the challenges faced by MSME players is the need for more knowledge regarding technology. Many MSMEs have little expertise in digital marketing and need to realize the importance of using digital marketing as a means to develop their business. This problem also occurs in Kelanting MSMEs in Adimulyo 2 Hamlet, Kalirejo Village, Pesawaran Regency, with the business name Lanting Mini Mana Lagi. The business has been established since 2020 but still uses traditional marketing without using digital marketing. Marketing digitalization aims to increase MSME income and increase product sales market share. In this community service program, a direct outreach and training approach is used by looking for problems that become obstacles in managing a business and determining solutions. From the results of the activities carried out during the community service program, the logo was changed to rebrand the product, repackaged using a new logo design and added several types of packaging, created several social media (Facebook, Instagram) and also a marketplace account (Shopee) as a platform digital marketing, as well as carrying out evaluation and monitoring to ensure the sustainability of the use of digital marketing.  Salah satu tantangan yang dihadapi pelaku UMKM adalah adanya kesenjangan pengetahuan mengenai teknologi. Banyak UMKM yang hanya mempunyai sedikit keahlian dalam pemasaran digital dan belum menyadari pentingnya penggunaan pemasaran digital sebagai sarana untuk mengembangkan usahanya. Permasalahan tersebut juga terjadi pada UMKM Kelanting di Dusun Adimulyo 2, Desa Kalirejo, Kabupaten Pesawaran dengan nama usaha Lanting Mini Mana Lagi. Usahanya sudah berdiri sejak tahun 2020 namun masih menggunakan pemasaran tradisional tanpa menggunakan pemasaran digital. Digitalisasi pemasaran bertujuan untuk meningkatan pendapatan UMKM dan menambah pangsa pasar pejualan produk. Pada program pengabdian masyarakat ini digunakan pendekatan penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan secara langsung dengan mencari masalah yang menjadi kendala dalam melakukan pengelolaan bisnis serta menentukan solusinya. Dari hasil kegiatan yang dilakukan selama program pengabdian kepada masyarakat, dilakukan perubahan logo untuk rebranding produk, melakukan pengemasan ulang menggunakan desain logo yang baru dan menambah beberapa jenis kemasan, membuat beberapa media sosial (Facebook, Instagram) dan juga akun marketplace (Shopee) sebagai platform pemasaran digital, serta melakukan evaluasi dan monitoring untuk memastikan keberlanjutan penggunaan pemasaran digital.   
Digitalisasi Marketing untuk Pemberdayaan UMKM sebagai Wujud Kemandirian Ekonomi Pesantren (Studi pada Darku Asyikin-Ponpes Darussa’adah Kyai Haji Asyikin) Mahrinasari MS; Rokhimatun Nikmah; Fitri Melan Handayani; I Putu Purwa; Harmein Harmein; Maria Siregar; Rony Siregar
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4017

Abstract

ABSTRACT"Pondok pesantren," or Islamic boarding schools, are known as places of education that focus on religious studies. With the passage of time, these schools have developed an awareness of economic self-sufficiency. For example, Darussa'adah Kyai Haji Asyikin's Islamic boarding school follows the Salafist system, which involves studying traditional Islamic texts as a fundamental part of its curriculum. Today, this institution has ventured into economic independence by establishing business units. To further develop these businesses, it is crucial to increase awareness and provide knowledge about marketing strategies, especially through the use of digital technology. Efforts to enhance awareness and promote the growth of these businesses should include providing knowledge and understanding of digital marketing strategies. Small and Medium Enterprises (UMKM) require appropriate strategies for the implementation of digital marketing, such as creating attractive promotional designs that highlight the uniqueness and advantages of their products. The research methodology applied in this study involves sharing knowledge through discussions and presentations on optimizing social media accounts and various e-commerce platforms. Additionally, integrating the business address on Google Maps is essential. The presentation on digital marketing aims to stimulate creativity and innovation, ultimately assisting in the advancement of UMKM, particularly those associated with Islamic boarding schools.Keywords: Digitalization, MSMEs, Islamic Boarding School Economic Independence    ABSTRAKPondok pesantren dikenal sebagai tempat pendidikan yang mengkaji mengenai ilmu agama. Seiring berkembangnya zaman, Pondok pesantren telah memiliki kesadaran dalam hal kemandirian ekonomi. Seperti halnya Pondok pesantren Darussa’adah Kyai Haji Asyikin merupakan pondok dengan sistem salafiyah dengan mengkaji kitab kuning sebagai acuan belajarnya, saat ini telah memiliki unit usaha sebagai bentuk kemandirian ekonominya. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran untuk menjadikan usahanya berkembang yaitu perlu adanya pemberian pengetahuan serta pemahaman mengenai strategi pemasaran dengan pemanfaatan teknologi digital. UMKM memerlukan strategi yang tepat dalam pengaplikasiannya terhadap digitalisasi marketing seperti halnya desain promosi yang menarik dan menampilkan keunikan dan keunggulan produk.. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini dngan memberikan pengetahuan melalui diskusi dan pemaparan materi mengenai optimalisasi pada akun media sosial dan berbagai e-commerce serta memasukkan Alamat umkm pada google maps. Pemaparan mengenai digitalisasi marketing diharapkan mampu mengambangkan kreativitas dan inovasi sehingga dapat membantu memajukan umkm terutama pada pondok pesantren.Kata Kunci: Digitalisasi, UMKM, Kemandirian Ekonomi Pesantren
Pengembangan UKMK dapur Jejama Melalui Implementasi Konten Social Media Marketing Mahrinasari MS; Nanda Destyana Suci; Ghina Erza Fortuna; Nadia Ayu Wulandari; Kenny Abel Batara Barus; Tri Agustam; Muharrom Ainul Yaqin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4014

Abstract

The rapid advancement of digital technology has profoundly impacted business operations, particularly for MSMEs. Digital innovations, such as digital media, have introduced new marketing trends, significantly influencing MSMEs' growth. This community service initiative aims to enhance digital marketing literacy among MSMEs and implement social media marketing strategies on platforms like Instagram and TikTok for Dapur Jejama, an MSME specializing in Lampung cuisine. The project utilizes observation, interviews, and literature studies to support its objectives. It encourages Dapur Jejama to adopt effective promotional strategies on digital platforms, particularly leveraging TikTok and Instagram, to enhance their visibility and sales effectiveness across various social media channels. Kemajuan teknologi digital yang pesat telah berdampak signifikan pada dunia bisnis, terutama bagi UMKM. Inovasi teknologi digital, seperti media digital, telah memperkenalkan tren pemasaran baru yang berpengaruh besar terhadap perkembangan UMKM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pemasaran digital bagi UMKM serta mengimplementasikan strategi pemasaran media sosial di platform seperti Instagram dan TikTok untuk UMKM Dapur Jejama, yang mengkhususkan diri dalam kuliner khas Lampung. Proyek ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi literatur untuk mendukung tujuannya. Ini mendorong Dapur Jejama untuk mengadopsi strategi promosi yang efektif di platform digital, terutama dengan memanfaatkan TikTok dan Instagram, guna meningkatkan visibilitas dan efektivitas penjualan mereka melalui berbagai saluran media sosial.