Mochamad Ichsan Husnadin Diben
Prodi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Literasi dalam Menanggulangi Cyberbullying di Dunia Pendidikan Mochamad Ichsan Husnadin Diben; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.14419

Abstract

Abstract. Social media has now become a part of people's lives, social media has become a forum for its users to interact with one another. The lack of literacy understanding regarding the wise use of social media has an influence on cyber bullying behavior. Bullying itself is defined as repeated activities that involve the desire of a stronger party to hurt a weaker party both physically and psychologically. The method used in this research is qualitative, with this research approach being carried out using case study analysis, data processing, namely by interviewing, observing and documenting the research object, namely the West Java Education Service. The research subject is the Project Program for Strengthening the Profile of Pancasila Students at SMA Negeri 16 Bandung. Bullying behavior can have a negative impact on social media users, whether perpetrators or victims of this behavior, so digital literacy is considered important in overcoming cyber bullying. Abstrak. Media sosial sekarang ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, media sosial menjadi wadah bagi para penggunanya untuk berinteraksi satu dengan yang lainnya. Sedikit nya pemahaman literasi mengenai penggunaan media sosial yang bijak menjadi pengaruh terhadap perilaku perundugan siber. Perundungan atau Bullying itu sendiri didefinisikan sebagai kegiatan berulang yang melibatkan keinginan pihak yang lebih kuat untuk melukai pihak yang lebih lemah baik secara fisik maupun psikologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif, dengan pendekatan penelitian ini dilakukan menggunakan analisis studi kasus perolahan data yakni dengan mewawancara, obeservasi dan Dokumentasi kepada objek Penelitan yakni Dinas Pendidikan Jabar. Dengan subjek penelitian yakni Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 16 Bandung. Perilaku perundungan bisa berdampak buruk bagi pengguna media sosial baik pelaku atau korban perilaku tersebut maka dengan adanya literasi digital dirasa penting dalam penanggulangan perundungan siber.