Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN LAMPU HIAS DENGAN MEMANFAATKAN BARANG BEKAS PADA ANGGOTA DHARMA WANITA Intan Kusuma Wardani
Jurnal Dedikasi Madani Vol 2, No 2 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v2i2.10662

Abstract

Permasalahan yang terjadi dilingkungan sekitar adalah banyaknya sampah plastik yang terbuang sia-sia. Rendahnya kreatifitas dalam memanfaatkan sampah plastik bekas bagi para ibu rumah tangga. Tujuan dari pengabdian ini yaitu memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis agar memiliki kebermanfaatan untuk keluarga dan masyarakat pada umumnya. Metode yang dilaksananakan dalam membuat produk bernilai ekonomis ini adalah dengan membuat video  tutorial lengkap dengan pengarahan yang terstruktur dan mudah untuk dipahami. Produk yang dibuat yaitu karya seni kriya (terapan) berupa lampu hias dari barang bekas/ plastik bekas. Pembuatan tutorial dalam membuat lampu hias ini memberikan motivasi untuk berkarya secara nyata bagi ibu-ibu yang masuk anggota dharma wanita SMA Mataram-Lombok Barat (MALOMBA).
GERAKAN KELUARGA SADAR OBAT PADA KELOMPOK DARMA WANITA DENGAN PENDEKATAN BELAJAR AKTIF Intan Kusuma Wardani
Jurnal Dedikasi Madani Vol 2, No 2 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v2i2.10661

Abstract

Untuk mengatasi maraknya praktik swamedikasi atau melakukan pengobatan sendiri yang tidak benar di masyarakat diperlukan upaya peningkatan pemahaman penggunaan obat-obatan yang rasional di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menyasar ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok Darma Wanita Mataram-Lombok Barat (MALOMBA) dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka dalam praktik swamedikasi pada keluarga. Metode belajar aktif digunakan sebagai strategi dalam penyampaian materi kepada peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi selama kegiatan serta penilaian pre-test dan post-test. Peserta mengikuti seluruh kegiatan dengan aktif. Dari dua puluh pertanyaan yang dibagi dalam empat topik swamedikasi diperoleh nilai rata-rata pre-test 6,65; 6,85; 7,11; dan 6,11 serta nilai rata-rata post-test 8,57; 8,85; 8,42; dan 8,5. Dengan demikian, terdapat peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test (nilai p < 0,05). Pemberian materi dengan metode belajar aktif mampu meningkatkan pengetahuan kelompok Darma Wanita Mataram-Lombok Barat (MALOMBA) dalam mewujudkan swamedikasi yang rasional. Para peserta diharapkan dapat menjadi pelopor gerakan keluarga sadar obat bagi keluarganya.