Henokh Alexander Ferdinan Lumentah
Institut Agama Kristen Negeri Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

YESUS KRISTUS: ENIGMA SEJARAH ATAU INKARNASI ILAHI? (Menyingkap Misteri Dua Natur dan Implikasinya bagi Kekristenan era Postmodern) Samuel Wailan Leonard Wanget; Henokh Alexander Ferdinan Lumentah
DA'AT : Jurnal Teologi Kristen Vol. 5 No. 1 (2024): DA'AT Jurnal Teologi Kristen
Publisher : Program Studi Teologi, Fakultas Teologi, Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/djtk.v5i1.1694

Abstract

Artikel ini menyoroti tentang doktrin Kristologi, khususnya tentang dua natur Yesus Kristus itu sendiri, yakni natur kemanusiaan dan natur keilahian dalam satu pribadi. Kedua hal ini tentunya menjadi perdebatan di segala zaman. Apalagi pada era postmodern ini, relativisme, pluralisme dan sekularisme menambah tantangan tersendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas dua poin. Yang pertama, melihat identitas Yesus lewat pandangan humanistik dan pandangan kristologis. Yang kedua melihat titik temu antara enigma sejarah dan inkarnasi Ilahi. Pembahasan ini dimaksudkan untuk merumuskan implikasinya dalam pemahaman kekristenan bagi masyarakat di era postmodern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Adapun analisis data yang digunakan adalah dengan mengkaji secara kepustakaan soal doktrin Kristologi tentang Yesus Kristus dalam hasil dan pembahasan. Berdasarkan kajian ini, peneliti menganalisis dan merumuskan implikasinya. Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini adalah soal rumusan Allah yang menjadi manusia, dan pandangan ini adalah pandangan yang paling diterima oleh umat Kristen. Doktrin ini memiliki implikasi yang penting bagi kekristenan di era postmodern. Karya dan ajaran Yesus Kristus mengungkapkan dua natur-Nya: Allah yang menjadi manusia. Misteri ini menjadi dasar iman Kristen dan sumber pengharapan bagi umat manusia. doktrin inkarnasi ilahi dapat menjadi dasar bagi orang Kristen untuk mempertahankan iman mereka. Doktrin ini menunjukkan bahwa Allah memahami dan berempati dengan penderitaan manusia.