Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERATURAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI LANDASAN HUKUM DALAM MEWUJUDKAN SMART CITIZENSHIP Ani Sulianti; Muhammad Arif Al Fikri
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v13i1.263

Abstract

Perkembangan globalisasi dan digitalisasi menuntut warga negara untuk memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai hak dan kewajibannya serta kemampuan berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam konteks Indonesia sebagai negara hukum, implementasi peraturan kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam membentuk identitas, kesadaran hukum, dan karakter warga negara yang cerdas dan berkarakter (smart and good citizenship). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi peraturan kewarganegaraan sebagai landasan hukum dalam mewujudkan smart citizenship di era globalisasi dan digitalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, melalui analisis berbagai literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi peraturan kewarganegaraan tidak hanya ditentukan oleh kualitas regulasi, tetapi juga oleh efektivitas administrasi, koordinasi antar lembaga, penguatan pendidikan kewarganegaraan yang terintegrasi dengan literasi digital, serta mekanisme partisipasi dan pengawasan publik. Namun demikian, tantangan berupa kesenjangan literasi hukum dan digital, ketimpangan akses teknologi, serta lemahnya internalisasi etika digital masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi implementasi yang terpadu dan berkelanjutan agar peraturan kewarganegaraan tidak berhenti sebagai norma hukum semata, tetapi menjadi instrumen nyata dalam pemberdayaan warga negara yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.   The development of globalization and digitalization requires citizens to have a comprehensive understanding of their rights and obligations, as well as the ability to participate actively and responsibly in the life of the nation and state. In the context of Indonesia as a country based on the rule of law, the implementation of citizenship regulations plays a strategic role in shaping the identity, legal awareness, and character of smart and good citizens. This study aims to analyze the implementation of citizenship regulations as a legal basis for realizing smart citizenship in the era of globalization and digitalization. The research method used is qualitative with a literature approach, through the analysis of various literature in the form of books, scientific journals, and relevant policy documents. The results of the study show that the success of the implementation of citizenship regulations is not only determined by the quality of the regulations, but also by the effectiveness of administration, coordination between institutions, the strengthening of citizenship education integrated with digital literacy, and mechanisms for public participation and oversight. However, challenges such as gaps in legal and digital literacy, unequal access to technology, and weak internalization of digital ethics remain major obstacles. Therefore, an integrated and sustainable implementation strategy is needed so that citizenship regulations do not merely remain legal norms, but become real instruments in empowering citizens to be smart, critical, and responsible.
Pengaruh Ekstrakulikuler Mahasiswa Terhadap Pengembangan Karakter Nilai Tanggung Jawab Mahasiswa Muhammad Arif AL Fikri
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v15i2.19962

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini untuk mencari tahu pengaruh dari kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti mahasiswa terhadap pengembangan karakter nilai tanggung jawab mahasiswa FTIK UIN Salatiga. Pada dunia pendidikan, kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu dari kegiatan pokok selain intrakurikuler dan juga kokurikuler. Ketiga kegiatan pokok dalam dunia pendidikan tersebut harus saling melengkapi dan berjalan dengan sinergi. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian merupakan expost facto. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yang digunakan adalah teknik kuesioner dengan menggunakan angket. Sampel pada penelitian ini berjumlah 134 mahasiswa FTIK UIN Salatiga yang ikut dalam kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa terdapat pengaruh yang baik dan juga pengaruh positif serta signifikan kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa terhadap pengembangan karakter nilai tanggung jawab mahasiswa FTIK UIN Salatiga.
Implikasi Penggunaan AI dalam Pembelajaran pada Jenjang MI: Systematic Literature Review Mohammad Afif Choirul Wafa; Ragil Afrokhah Istiana; Fatma Wulandari; Muhammad Arif Al Fikri
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.461

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi dampak dari penerapan Kecerdasan Buatan (AI) dalam proses belajar di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) yang mengikuti pedoman PRISMA 2020. Penelitian dilakukan dengan menganalisis jurnal ilmiah yang diambil dari sumber-sumber seperti Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, dan OJS dalam periode antara tahun 2021 hingga 2026. Pemilihan literatur dilakukan melalui langkah-langkah pengenalan, penyaringan, dan inklusi, sehingga diperoleh total 22 artikel yang relevan untuk dilakukan analisis. Untuk menganalisis data, digunakan metode analisis tematik yang mengelompokkan penemuan ke dalam beberapa tema utama, yakni pemanfaatan AI dalam pembelajaran, dan tantangan menerapkan AI dalam pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa adopsi AI memberikan hasil positif dalam proses belajar, seperti peningkatan motivasi belajar, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan efektivitas pengajaran. AI juga memfasilitasi guru dalam membuat media dan bahan ajar yang lebih interaktif dan inovatif. Namun demikian, pelaksanaan AI masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya tingkat literasi digital, kurangnya pelatihan untuk guru, serta potensi ketergantungan siswa pada teknologi. Oleh karena itu, implementasi AI dalam pengajaran MI memerlukan pengawasan yang tepat, kesiapan dari pengajar, serta kebijakan pendidikan yang mendukung agar penggunaannya dapat berjalan secara optimal, etis, dan bertanggung jawab.