Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengelolaan Layanan Teknologi Informasi dengan Basis Kerangka Kerja Information Technology Infrastructure Library (ITIL) V3 di Universitas Amikom Purwokerto Ira setiana; Rizqi Amirul Fatah; Eri Susanti; Choirul Rizal; Prasetia Eko Nugoroho; Tarwoto Tarwoto
ILKOMNIKA: Journal of Computer Science and Applied Informatics Vol 6 No 1 (2024): Volume 6, Nomor 1, April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/ilkomnika.v6i1.594

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat saat ini, telah memberikan dampak yang signifikan pada berbagai sektor termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satunya, Universitas Amikom Purwokerto, yang berlokasi di Banyumas, yang telah memanfaatkan teknologi informasi dalam proses operasionalnya yakni Digital Akademik (DIAKAD) dengan tujuan agar pelayanan serta data administrasi dapat berjalan maksimal. Oleh karena itu, perguruan tinggi harus mampu melaksanakan pemantauan dan evaluasi dari sistem tersebut dengan maksimal. Untuk mengetahui apakah teknologi informasi yang digunakan bekerja secara maksimal, maka diperlukan framework yang dapat membantu pengelolaan layanan TI. Universitas Amikom Purwokerto telah menerapkan sistem DIAKAD dengan cukup baik. Namun, beberapa kendala masih ditemukan dalam penerapannya seperti, kurangnya pemahaman SDM pada sistem yang telah digunakan. Penelitian ini menggunakan framework ITIL V3 dengan domain service operation yang berfokus pada layanan teknologi informasi dengan melakukan survey pengambilan data pada Universitas Amikom Purwokerto dengan observasi wawancara. Hasil penelitian ini memperoleh nilai tingkat kematangan ITIL V3 sebesar 3,70. Angka ini mengindikasikan bahwa tingkat kematangan berada pada level 4 (Managed and Measureable) yang berarti sistem pada universitas berjalan dengan baik. Selain itu, hasil penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi perlu dilakukannya pelatihan penggunaan sistem secara berkala oleh ahli di bidang IT. Sehingga permasalahan yang terjadi dapat diatasi dengan cepat tanpa mengganggu aktivitas yang lainnya. Kemudian dalam penelitian ini.
Pelatihan digital marketing bagi warga belajar Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kartika di Kabupaten Purbalingga Jeffri Prayitno Bangkit Saputra; Hanenda Putri Zamora; Putri Vidia Lestari; Rahayu Linda Kusuma; Tarwoto Tarwoto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27401

Abstract

AbstrakPendidikan nasional memiliki subsistem pendidikan, yaitu pendidikan formal, pendidikan non-formal, dan pendidikan informal. Pendidikan nasional memiliki subsistem pendidikan yaitu pendidikan nonformal salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan non-formal yaitu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). PKBM Kartika merupakan salah satu penyelenggara PKBM di Kabupaten Purbalingga yang menyelenggarakan Program Pendidikan Kesetaraan, yang terdiri dari Paket B dan Paket C. Kendala pada mata pelajaran keterampilan berwirausaha di PKBM Kartika adalah materi pemasaran produk agar omset meningkat, sedangkan warga belajar PKBM Kartika belum memiliki keterampilan dalam memasarkan menggunakan teknologi (Digital Marketing) dan tutor PKBM belum terampil praktik pemasaran produk dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital (Digital Marketing). Upaya penggunaan digital marketing dapat dilakukan menggunakan media sosial yang terkemuka seperti Instagram, Facebook, X, Youtube dan berbagai macam platform media sosial lainnya. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari Rabu, 9 Oktober 2024 dengan tujuan kegiatan pengabdian untuk meningkatkan keterampilan warga belajar dan Tutor PKBM Kartika dalam pemasaran produk dan jasa dengan memanfaatkan teknologi (Digital Marketing). Setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan disimpulkan bahwa pemahaman warga belajar PKBM Kartika tentang digital marketing mengalami peningkatan. Kata kunci: PKBM; teknologi; digital marketing AbstractNational education has educational subsystems, namely formal education, non-formal education, and informal education. National education has a subsystems of education, one of which is non-formal education, and one form of organizing non-formal education is the Community Learning Center (PKBM). PKBM Kartika is one of the organizers of PKBM in Purbalingga Regency that conducts the Equal Education Program, which consists of Package B and Package C. The challenge in the entrepreneurship skills subject at PKBM Kartika is the marketing material to increase sales, while the learners at PKBM Kartika do not yet have the skills to market using technology (Digital Marketing), and the tutors at PKBM are not skilled in practicing product marketing by utilizing advancements in digital technology (Digital Marketing). Efforts to utilize digital marketing can be carried out using prominent social media platforms such as Instagram, Facebook, X, YouTube, and various other social media platforms. The purpose of this community service activity is to enhance the skills of learners and tutors at PKBM Kartika in marketing products and services by utilizing technology (Digital Marketing). After the training activities were conducted, it was concluded that the understanding of digital marketing among the PKBM Kartika learners had improved. Keywords: PKBM; technology; digital marketing