Karmila Br Kaban
Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Gaya Hidup dan Pola Makan dengan Kejadian Diabetes Mellitus di RSUD Kota Sabang Miftahul Jannah; Karmila Br Kaban; Agnesia Sitohang; Helena Sanofa; Tio Abdul Hacki; Surya Kristiani Gulo
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.19152

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) is a degenerative disease that is generally caused by an unhealthy lifestyle. Lifestyle is a person's behavior aimed at daily activities. Fast food, lack of exercise and soft drinks are precipitating factors for type 2 DM. The purpose of this study was to determine the relationship between lifestyle and diet with the incidence of diabetes mellitus. The type of research used is an analytic descriptive survey with a Cross Sectional design. The population in this study were all patients with DM disease at Sabang City Hospital as many as 168 people. The technique of taking subjects using simple random sampling as many as 42 people. The instruments used in this study were questionnaires to measure lifestyle (smoking habits, physical activity, and alcohol consumption habits), diet, and DM incidence. The research data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results explained that there was a relationship between lifestyle smoking habits (p = 0.023), physical activity (p = 0.017), and alcohol consumption habits (p = 0.002) with the incidence of DM. There is no relationship between diet (p = 0.327) and the incidence of DM. The conclusion of this study is that there is a relationship between lifestyle (smoking habits, physical activity, and alcohol consumption habits) and diet with the incidence of DM. It is recommended to maintain diet and lifestyle to improve the quality of life of patients with DM. Keywords: Lifestyle, Diit, Diabetes Mellitus  ABSTRAK Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit degeneratif yang umumnya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Gaya hidup adalah perilaku seseorang yang ditujukan dalam aktivitas sehari-hari. Makanan cepat saji, kurangnya olahraga dan minuman bersida merupakan faktor pencetus DM tipe 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan gaya hidup dan pola makan dengan kejadian diabetes mellitus. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei bersifat deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien dengan penyakit DM di RSUD Kota Sabang sebanyak 168 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan simple random sampling sebanyak 42 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner untuk mengukur gaya hidup (Kebiasaan merokok, aktivitas fisik, dan kebisaan konsumsi alkohol), pola makan, dan kejadian DM. Akalisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan terdapat hubungan antara gaya hidup kebiasaan merokok (p= 0,023), aktivitas fisik (p= 0,017), dan kebisaan konsumsi alkohol (p= 0,002) dengan kejadian DM. Tidak terdapat hubungan pola makan (p= 0,327) dengan kejadian DM. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara gaya hidup (Kebiasaan merokok, aktivitas fisik, dan kebisaan konsumsi alcohol) dan pola makan dengan kejadian DM. Disarankan untuk menjaga pola makan dan gaya hidup untuk meningkatkan kualitas hidup pasien DM. Kata Kunci: Gaya Hidup, Pola Makan, Diabetes Mellitus
Hubungan Dukungan Keluarga dan Dukungan Spritual dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus di RSUD Kota Sabang Riswanto Riswanto; Karmila Br Kaban; Alfando Tuju; Seprina Seprina; Tio Roganda Situmorang; Nur'aini Nur'aini
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.19006

Abstract

ABSTRACT The high incidence of Diabetes Mellitus (DM) is inseparable from the many factors that influence it. In dealing with risk factors, knowledge is needed, which has a very important role in determining a person's attitude and behavior.  In addition, family and spiritual support are no less important in improving the quality of life of people with DM. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and spiritual support with the quality of life of patients with diabetes mellitus. The type of research used is an analytic descriptive survey with a Cross Sectional design. The population in this study were all patients with DM disease at Sabang City Hospital, totaling 168 people. The technique of taking subjects using simple random sampling as many as 63 people. The type of data used in this study is primary data. The instrument used in this study was a questionnaire to measure family support, spiritual support and quality of life of DM patients. The research data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results of the study explained that there was a relationship between family support and the quality of life of DM patients with a p value = 0.0342 and there was a relationship between spiritual support and the quality of life of DM patients with p = 0.024. The conclusion of this study is that there is a relationship between family support and spiritual support with the quality of life of DM patients. It is recommended to encourage patients with DM to be active in relevant spiritual activities, such as prayer meetings, spiritual counseling, or religious communities Keywords: Family Support, Spiritual Support, Quality Of Life, Diabetes Mellitus  ABSTRAK Tingginya angka kejadian Diabetes Mellitus (DM) tidak terlepas dari banyaknya faktor yang memengaruhinya. Dalam menangani faktor risiko dibutuhkan pengetahuan yang memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan sikap dan perilaku seseorang.  Selain itu, dukungan keluarga dan spritual juga tidak kalah penting dalam meningkatkan kualitas hidup penderita DM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan dukungan spiritual dengan kualitas hidup penderita diabetes mellitus. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei bersifat deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien dengan penyakit DM di RSUD Kota Sabang sebanyak 168 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan simple random sampling sebanyak 63 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner untuk mengukur dukungan keluarga, dukungan spiritual dan kualitas hidup pasien DM. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien DM dengan nilai p= 0,0342 dan terdapat hubungan dukungan spiritual dengan kualitas hidup pasien DM dengan p= 0,024. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan dukungan spiritual dengan kualitas hidup pasien DM. Disarankan untuk mendorong pasien DM untuk aktif dalam kegiatan spiritual yang relevan, seperti doa bersama, konseling spiritual, atau komunitas keagamaan Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Dukungan Spiritual, Kualitas Hidup, Diabetes Mellitus
Hubungan Peran Perawat sebagai Edukator sengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Kota Sabang Jerniwati Ndururu; Karmila Br Kaban; Deka Novia; Siska Agustina; Tio Yohana Renatalis Dakhi; Winarti Winarti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.19316

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) is a complex chronic disease caused by continuously elevated blood sugar levels due to insulin deficiency involving carbohydrate, protein and lipid metabolism and the development of microvascular and neurological complications. The purpose of this study was to determine the relationship between the role of nurses as educators with medication compliance in patients with type 2 diabetes mellitus. The type of research used is an analytic descriptive survey with a Cross Sectional design. The population in this study were all patients with type 2 diabetes mellitus at Sabang City Hospital, totaling 168 people. The technique of taking subjects using simple random sampling as many as 63 people. The instrument used in this study was a questionnaire to measure the role of nurses as educators and compliance with taking medication in patients with type 2 DM. The research data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results showed that the majority of nurses' roles were sufficient as many as 33 people (52.4%) and the minority of nurses' roles were good as many as 12 people (19%). The majority of respondents were not compliant with taking medication as many as 34 people (54%) and the minority were compliant with medication as many as 19 people (45.2%). Based on the chi-square test, it was found that there was a relationship between the role of nurses as educators with adherence to taking medication in patients with diabetes mellitus (p = 0.001). The conclusion of this study is that there is a relationship between the role of nurses as educators with adherence to taking medication in patients with diabetes mellitus type 2. Keywords: Nurse's Role, Educator, Medication Adherence, Diabetes Mellitus  ABSTRAK Tingginya angka kejadian Diabetes Mellitus (DM) tidak terlepas dari banyaknya faktor yang memengaruhinya. Dalam menangani faktor risiko dibutuhkan pengetahuan yang memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan sikap dan perilaku seseorang.  Selain itu, dukungan keluarga dan spritual juga tidak kalah penting dalam meningkatkan kualitas hidup penderita DM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan dukungan spiritual dengan kualitas hidup penderita diabetes mellitus. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei bersifat deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien dengan penyakit DM di RSUD Kota Sabang sebanyak 168 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan simple random sampling sebanyak 63 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner untuk mengukur dukungan keluarga, dukungan spiritual dan kualitas hidup pasien DM. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien DM dengan nilai p= 0,0342 dan terdapat hubungan dukungan spiritual dengan kualitas hidup pasien DM dengan p= 0,024. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan dukungan spiritual dengan kualitas hidup pasien DM. Disarankan untuk mendorong pasien DM untuk aktif dalam kegiatan spiritual yang relevan, seperti doa bersama, konseling spiritual, atau komunitas keagamaan. Kata Kunci: Peran Perawat, Edukator, Kepatuhan Minum Obat, Diabetes Mellitus