Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Minat dan Kepuasan Mahasiswa Keperawatan Terhadap Pembelajaran Interpretasi Elektrokardiogram (EKG) Dengan Metode Peer Learning di Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Abulyatama Misbahhera Misbahhera; Devi Darliana; Lisa Fitriani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59262

Abstract

Minat dan kepuasan mahasiswa keperawatan merupakan faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran Interpretasi Elektrokardiogram (EKG), karena berpengaruh pada keterlibatan aktif dan penerimaan mahasiswa terhadap materi yang diajarkan. Inovasi metode pembelajaran sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam pembelajaran interpretasi EKG, salah satunya dengan menggunakan metode peer learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran minat dan kepuasan mahasiswa keperawatan terhadap pembelajaran interpretasi EKG dengan metode peer learning. Desain penelitian menggunakan deskriptif retrospektif studi. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Abulyatama Angkatan 2022 berjumlah 56 mahasiswa yang telah yang telah lulus mata kuliah Keperawatan Dewasa Sistem Kardiovaskular, Respirasi, dan Hematologi. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner untuk menilai minat dan kepuasan mahasiswa keperawatan terhadap pembelajaran interpretasi EKG dengan metode peer learning. Penelitian menggunakan analisa data univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan sangat berminat sebanyak 50 mahasiswa (89,3%) dan mahasiswa dengan sangat puas sebanyak 51 mahasiswa (91,1%). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan metode peer learning dapat menjadi rekomendasi metode pembelajaran baru yang efektif untuk memudahkan mahasiswa dalam interpretasi EKG.
PEMBERDAYAAN LANSIA MELALUI PROGRAM TERPADU SKRINING KESEHATAN, SENAM LANSIA, SENAM KAKI DIABETES, DAN EDUKASI KESEHATAN DI POSYANDU LANSIA devi darliana; arifafathia delvina
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami penyakit degeneratif dan penurunan kemampuan fungsional sehingga memerlukan upaya promotif dan preventif yang berkelanjutan. Posyandu lansia berperan penting dalam mendukung pemantauan kesehatan dan penerapan perilaku hidup sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan lansia melalui program terpadu yang meliputi skrining kesehatan, senam kaki diabetes, senam lansia, dan edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari dan Februari 2026 di Posyandu Lansia Desa Dham Pulo, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar dengan melibatkan 45 orang lansia. Program diawali dengan skrining kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah, denyut nadi, berat badan, tinggi badan, serta identifikasi riwayat penyakit kronis untuk menentukan kelayakan mengikuti aktivitas fisik. Selanjutnya dilakukan edukasi kesehatan mengenai healthy ageing, pengendalian penyakit kronis, aktivitas fisik, dan pencegahan risiko jatuh. Lansia dengan diabetes melitus mengikuti senam kaki diabetes, sedangkan peserta yang memenuhi kriteria kesehatan mengikuti senam lansia. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat partisipasi aktif dari peserta. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan terpadu melalui skrining kesehatan, edukasi, dan aktivitas fisik dapat dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung penuaan sehat serta memperkuat pelayanan promotif dan preventif di Posyandu Lansia. Kata kunci: edukasi kesehatan; lansia; pemberdayaan masyarakat; posyandu lansia; senam kaki diabetes; senam lansia   Abstract Older adults are vulnerable to degenerative diseases and functional decline associated with the aging process, highlighting the need for sustainable health promotion and preventive interventions. Integrated Health Posts for Older Adults (Posyandu Lansia) play an important role in supporting health monitoring and promoting healthy lifestyles. This community service program aimed to empower older adults through an integrated intervention comprising health screening, diabetic foot exercises, elderly exercises, and health education. The program was conducted from January to February 2026 at the Older Adults Integrated Health Post in Dham Pulo Village, Ingin Jaya District, Aceh Besar Regency, involving 45 older adults. Activities began with health screening, including blood pressure, pulse rate, body weight, height, and identification of chronic disease history to determine participants' fitness for physical activity. Health education was subsequently provided on healthy ageing, chronic disease management, physical activity, and fall prevention. Older adults with diabetes mellitus participated in diabetic foot exercises, while eligible participants joined elderly exercise sessions. The program was successfully implemented with active participation from all participants. This integrated approach demonstrates that combining health screening, health education, and structured physical activity is a feasible community empowerment strategy to support healthy ageing and strengthen promotive and preventive services at the community level. Keywords: community empowerment; diabetic foot exercise; elderly exercise; health education; Posyandu Lansia