Agista agista
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMBANGUN PEMBELAJARAN BERARTI: PENERAPAN MODEL PJBL DAN PBL SEBAGAI UPAYA INOVASI DALAM PENGAJARAN SEJARAH DI SMA N 1 KUTASARI Agista agista
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v5i2.7982

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kutasari, Kab.Purbalingga, Jawa Tengah yang membahas mengenai penerapan model pembelajaran berbasis proyek (PJBL) dan PBL. Rumusan masalah pada artikel ini yaitu: 1) Bagaimana kondisi pembelajaran sejarah sebelum menggunakan model PJBL atau PBL, 2) Bagaimana respon siswa setelah diterapkan model PJBL atau PBL didalam kelas dalam pembelajaran sejarah, 3) Bagaimana gagasan inovasi dalam penerapan model pembelajaran di lingkungan SMA Negeri 1 Kutasari khususnya pada pembelajaran Sejarah. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan jenis teknik pengumpulan data studi pustaka atau library research. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian hasil belajar siswa, mengetahui bagaimana siswa menyikapi dan membentuk kerangka berpikir yang kritis dalam suatu peristiwa sejarah yang menjadi topik dalam setiap pertemuan pembelajaran. Selain itu juga untuk bisa melakukan pengembangan model pembelajaran sejarah PBL dan PJBL supaya dapat lebih efektif dan efisien dalam penerapannya. Hasil penelitian ini yaitu penggunaan model pembelajaran PJBL dan PBL di SMA Negeri 1 Kutasari yaitu penerapan model PJBL dan PBL memberikan gamabran yang lebih luas mengenai pembelajaran sejarah yang diajarkan dikelas, peserta didik diharapkan dapat berkontribusi dan berperan aktif dalam setiap pembelajaran serta dilakukan berbagai inovasi supaya peserta didik memiliki antusias dan minat ayang tinggi dalam setiap mata pelajaran yang ada sehingga hasil belajar peserta didik tinggi.