Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Moral dalam Tafsir Qur’an Karim Karya Mahmud Yunus Nurul Aulia; Ahmad Murtaza MZ
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 2 No 1 (2024): TARQIYAH EDISI FEBRUARI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v2i1.9

Abstract

Studi sebelumnya tentang Tafsir Qur’an Karim karya Mahmud Yunus belum sepenuhnya menyentuh aspek tematik yang menjadi fokus utama setiap penafsiran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan menganalisis secara tematik penafsiran Yunus yang berkaitan dengan moralitas. Dalam metode kualitatif yang digunakan, analisis konten menjadi instrumen utama untuk mengidentifikasi dan menganalisis tema- tema moral yang disoroti dalam tafsir tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga pendidikan moral utama yang disajikan dalam Tafsir Qur’an Karim Yunus: moralitas agama, moralitas sosial, dan moralitas keadilan. Yunus dengan tegas menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari- hari, memperkuat empati dan tanggung jawab sosial terhadap sesama, serta memastikan keadilan dalam segala aspek kehidupan manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tafsir Yunus memberikan pemahaman yang mendalam tentang moralitas Islam, yang dapat menjadi landasan yang kuat untuk pengembangan pendidikan moral yang lebih baik serta pemahaman yang lebih menyeluruh tentang ajaran Islam dalam konteks moralitas modern. Dengan memperluas wawasan dan pemahaman terhadap kontribusi Yunus dalam penafsiran Al-Qur’an, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan nilai-nilai moral dan pemikiran keagamaan dalam masyarakat. Daftar Pustaka Abidin, M. (2021). Pendidikan Moral dan Relevansinya dengan Pendidikan Islam. Jurnal Paris Langkis, 2(1), 57–67. https://doi.org/10.37304/paris.v2i1.3282 Adu, L. (2014). Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Islam. Biosel: Biology Science and Education, 3(1), 68–78. https://doi.org/10.33477/bs.v3i1.511 Ahmad, K., & Mawardi, K. (2014). Contributions of Mahmud Yunus to The Interpretation of The Quran: A Study of Tafsir Qur’an Karim. Online Journal of Research in Islamic Studies, 1(1), 87–101. https://doi.org/10.15364/ris14-0101- 05 Ahmad, K., Mawardi, K., Maksum, A. M., Ariffin, S., & Abdullah, M. (2012). Ketokohan Mahmud Yunus dalam Bidang Tafsir al-Qur’an: Kajian terhadap Kitab Tafsir Qur’an Karim. The 2nd Annual International Qur’anic Conference, 451(I), 195–211. Dalip, M. (2020). Melacak Metodologi Penafsiran Mahmud Yunus Dalam Kitab Tafsir “Quran Karim.” Tafsere, 8(1), 18–37. Ismail, M. (2014). Konsep Berpikir Dalam Al-Qur’an Dan Implikasinya Terhadap   JURNAL PENDIDIKAN DAN LITERASI Vol. 2, No. 1, 2024 ISSN: 2746-5934 (online) https://jurnal.stitmas.ac.id/index.php/tarqiyah         Pendidikan Akhlak. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam, 19(02), 219–312. https://doi.org/10.19109/td.v19i02.20 Jamal, K. (2017). Wawasan Keindonesiaan dalam Tafsir Qur’an Karim Karya Mahmud Yunus. Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman, 16(1), 28–44. KBBI. (2022). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Masruhin, S., Ali, H., & Imron Rosadi, K. (2021). Faktor Yang Mempengaruhi Pendidikan Islam: Sistem Berfikir Kebenaran, Pengetahuan, Nilai (Moralitas). Jurnal Manajemen Dan Ilmu Sosial, 2(2), 844–857. https://doi.org/https://doi.org/10.38035/jmpis.v2i2 Mustaqim, A. (2011). Pergeseran Epistemologi Tafsir. Yogyakarta: PT LKiS Printing Cemerlang. Purnamasari, I., Rahmawati, Noviani, D., & Hilmin. (2023). Pendidikan Islam Transformatif Ingratif. Ihsanika, 1(4), 13–22. Rahman, F. (1996). Tema-Tema Pokok Al-Qur’an. Bandung: Mizan. Rest, J. R. (1995). Moral development in the professions: psychology and applied ethics. In Choice Reviews Online (Vol. 32). United Kingdom: Lawrence Erlbaum Associates, Inc. https://doi.org/10.5860/choice.32-5012 Rohmanudin, D., & Yunus, B. M. (2023). Methodology of Nusantara Tafsir : A Study of The Tafsir Turjaman Al- Mustafid by Abdul Rauf Al Sinkili and Tafsir Qur ’ an Karim by Mahmud Yunus. Mashadiruna: Jurnal Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.15575/mjiat.v2i1.20128 Rubini. (2019). Pendidikan Moral Dalam Perspektif Islam. Al-Manar, 8(1), 225–271. https://doi.org/10.36668/jal.v8i1.104 Rukiyati, Purwastuti, L. A., & Haryatmoko. (2018). Etika Pendidikan. Yogyakarta: Andi. Said, C. (2016). Paradigma Pendidikan Dalam Perspektif Surah Al-Alaq Ayat 1-5. HUNAFA:            Jurnal            Studia             Islamika,             13(1), 91–118. https://doi.org/10.24239/jsi.v13i1.415.91-117 Sinurat, J. (2022). Hakikat Perkembangan Moralitas. In Pengmbangan Moral & Keagamaan Anak Usia Dini. Bandung: Widina Bhakti Persada Bandung. Susilawati, S. (2020). Pembelajaran Moral dan Desain Pembelajaran Moral. Yogyakarta: Pustaka Egaliter. Sutoyo, Trisiana, A., & Supeni, S. (2020). Pendidikan Nilai Moral Berbasis Pancasila. Solo: UNISRI Press.           Syarifah, N. (2020). Tafsir Akademik Karya Mahmud Yunus: Corak Ilmiah, Sosial Dan Intelektual Dalam Tafsir Al-Qur’an Al-Karim. JURNAL At-Tibyan Jurnal Ilmu                       Alquran               Dan               Tafsir,                       5(1),                     104–118. https://doi.org/10.32505/tibyan.v5i1.1157 Tsoraya, N. D., Khasanah, I. A., Asbari, M., & Purwanto, A. (2023). Pentingnya Pendidikan Karakter Terhadap Moralitas Pelajar di Lingkungan Masyarakat Era Digital. Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(01), 7–12. Yunus, M. (2003). Tafsir Quran Karim. Selangor: Klang Book Centre. Zulyadain. (2018). Kerangka Paradigmatik Tafsir Alqur’an Alkarim Karya Mahmud Yunus. Al-A’raf : Jurnal Pemikiran Islam Dan Filsafat, 15(1), 127–146. https://doi.org/10.22515/ajpif.v15i1.1248  
Resepsi Al-Qur’an di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 Mantingan, Ngawi, Jawa Timur Ahmad Murtaza MZ; Ainusshoffa Rahmatiah
Thaqafiyyat : Jurnal Bahasa, Peradaban dan Informasi Islam Vol 22, No. 1 (2023): Thaqāfiyyāt
Publisher : Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/thaq.2022.22104

Abstract

Abstract: This research is a qualitative study aimed at understanding how the reception of the Quran is actualized in the form of calligraphy, the factors underlying it, the process of creating the calligraphy, and the meaning of the calligraphy for Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1. The analytical method used in this research is descriptive-analytical research, which describes the main issues comprehensively and then analyzes them in detail, thus obtaining a deep understanding of the reception of the Quran in the form of calligraphy at Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1, Mantingan, Ngawi, East Java. The results of this research indicate that Quranic calligraphy is one form of the reception of the Quran. There are several Quranic verses that form the basis of Gontor's education, and some verses are personally selected by the first guardian of Gontor Putri 1, Ust. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi. From the calligraphy, two types of receptions are found at Pondok Pesantren Gontor Putri 1: 1) Aesthetic Reception, where the Quran is accepted by female students and teachers of the school in the form of beauty and made the main decoration of the school 2) Functional Reception, where the Quran is accepted in the form of paintings and installed in prominent places in the school as visual educational aids for female students.Abstrak: Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktualisasi resepsi Al-Qur’an dalam bentuk kaligrafi, hal-hal yang melatarbelakanginya, proses kaligrafi tersebut dibuat dan makna dari kaligrafi tersebut bagi Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif-analitis, yaitu metode analisis yang mendeskripsikan pokok permasalahan secara utuh dan kemudian dianalisis secara rinci, sehingga diperoleh gambaran secara mendalam resepsi Al-Qur’an dalam bentuk kaligrafi di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 Mantingan, Ngawi, Jawa Timur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kaligrafi Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk resepsi Al-Qur’an. Terdapat beberapa ayat Al-Qur’an yang merupakan landasan dasar pendidikan Gontor, dan beberapa ayat merupakan ayat yang terpilih secara pribadi oleh pengasuh pertama Gontor Putri 1, Ust. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi. Dari kaligrafi tersebut, terdapat 2 jenis resepsi yang ditemukan di Pondok Pesantren Gontor Putri 1: 1) Resepsi Estetis, yaitu Al-Qur’an diterima oleh santriwati dan pengajar pondok dalam bentuk keindahan dan menjadikannya dekorasi utama pondok 2) Resepsi Fungsional, yaitu Al-Qur’an diterima dalam bentuk lukisan dan dipasang di tempat-tempat utama pondok sebagai saran pendidikan visual santriwati.