Suhardi Rustam
UNIVERSITAS ICHSAN GORONTALO UTARA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Informasi Layanan Guru Les Gorontalo Privat Center Zufrianto K. Dunggio; Suhardi Rustam
JurTI (Jurnal Teknologi Informasi) Vol 8, No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurti.v8i1.4304

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita. Setiap manusia berhak mendapatkan pendidikan dan selalu berkembang didalamnya. Pendidikan secara umum merupakan suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat melangsungkan kehidupannya. Les privat merupakan salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan prestasi siswa di sekolah. Siswa pada umumnya akan enggan untuk kembali mengulang pelajaran yang didapatnya di sekolah, padahal dengan mengulang pelajaran dapat memaksimalkan ingatan serta pemahaman guna menunjang prestasi siswa. Hal ini yang menjadi salah satu dasar mengapa banyak les privat yang berdiri salah satunya Les Privat “Gorontalo Privat Center”, pada les privat Gorontalo Privat Center terdapat kekurangan. Adapun kekurangan tersebut, yaitu: jadwal seperti pemilihan guru dan jam mengajar yang tidak bisa direncanakan karena menyesuaikan dengan jadwal pengajar, karena masing-masing pengajar adalah mahasiswa sehingga jadwal tidak menentu, administrasi yang digunakan selama ini dengan cara manual, seperti pendataan honor guru yang masih manual, absensi yang hanya dilakukan secara manual dimana kertas absensi hanya dimiliki oleh siswa yang terkadang hilang.Penelitian yang dilakukan di Gorontalo Privat Center, dengan menggunakan metode Dekskriptif. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara observasi dan interview dengan topik yang akan diambil. Aplikasi ini di rancang dengan menggunakan bahasa pemograman yang digunakan yaitu PHP dan HTML, dan untuk menyimpan data menggunakan Mysql. Berdasarkan hasil pengujian Whitebox pada salah satu proses dalam sistem ini yaitu proses input guru yang menghasilkan sistem yang baik. cyclomatic complexcity(CC) = 2, maka sistem ini dinyatakan dapat berjalan dengan baik. Sedangkan hasil pengujian Blackbox sistem dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan
Implementasi K-Means Clustering Nilai Ujian Nasional Dalam Peminatan Jurusan Siswa Pada SMAN 1 Gorontalo Utara Suhardi Rustam; Zufrianto K Dunggio
Algoritma: Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika Vol 9, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/algoritma.v9i2.26172

Abstract

Permasalahan dalam penentuan peminatan jurusan di SMAN 1 Gorontalo Utara yang masih dilakukan secara manual dan hanya mengandalkan keinginan siswa sering kali menyebabkan hasil penempatan jurusan menjadi kurang akurat dan tidak sepenuhnya mencerminkan kemampuan akademik mereka. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma clustering K-Means sebagai metode pengelompokan yang lebih objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian menggunakan 90 data nilai Ujian Nasional siswa baru tahun ajaran 2019-2020 dengan empat atribut utama, yaitu nilai Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. Seluruh proses analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak RapidMiner Studio untuk memastikan hasil perhitungan yang konsisten dan akurat. Berdasarkan hasil pengolahan data, terbentuk empat cluster peminatan yang stabil setelah melalui lima kali iterasi, yakni: Cluster 1 (peminatan IPA 2) dengan 24 siswa, Cluster 2 (peminatan IPS 2) dengan 27 siswa, Cluster 3 (peminatan IPS 1) dengan 27 siswa, dan Cluster 4 (peminatan IPA 1) dengan 12 siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa metode K-Means mampu memberikan rekomendasi penentuan jurusan secara cepat, tepat, serta sesuai dengan kemampuan akademik siswa, sehingga dapat dijadikan acuan yang lebih efektif bagi pihak sekolah dalam proses penjurusan.