Muhamad Hamzah
Universitas Pamulang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENANAMAN NILAI-NILAI ANTIKORUPSI DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMP NEGERI 3 RANDUDONGKAL KABUPATEN PEMALANG Muhamad Hamzah
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 1 (2023): VOL. 5, NO.1, JULI 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v5i1.p91-97.36585

Abstract

Korupsi merupakan penyakit yang sangat berbahaya bagi suatu bangsa, dan saat ini korupsi sudah menjadi budaya buruk bangsa ini. Disisi lain, korupsi juga telah merambah ke wilayah lembaga pendidikan. Saat ini, kementerian pendidikan dan kebudayaan bersama dengan komisi pemberantasan korupsi telah memulai untuk memberantas korupsi melalui dunia pendidikan dengan mengintegrasikan kurikulum pendidikan antikorupsi kedalam kurikulum pelajaran baik dari tingkat dasar hingga tingkat perguruan tinggi.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengapa di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI, bagaimana penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang, apa saja implikasi penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI, untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang, untuk mngetahui apa saja implikasi penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang.Jenis penelitian ini adalah studi lapangan (field research). Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan data dalam penelitian ini wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data peneliti menggunakan analisis deskriptif. Kemudian diuji validitasnya menggunakan teknik triangulasi, dalam hal ini triangulasi sumber dan triangulasi dengan metode.Hasil penelitian ini menunjukkan mengapa di SMP Negeri 3 Randudongkal menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI sebagai berikut: menjadikan siswa generasi antikorupsi, membangun sikap kejujuran, sebagai program pengembangan kurikulum. Penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Randudongkal mengandung beberapa nilai seperti nilai kejujuran, nilai kepedulian, nilai kemandirian, nilai kedisiplinan, nilai tanggung jawab, nilai kerja keras, nilai kesederhanaan, nilai keberanian, dan, nilai keadilan. Dan beberapa implikasi penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Randudongkal adalah meningkatkan ketakwaan dan tanggung jawab, peningkatan karakter kedisiplinan dan taat aturan, sikap percaya diri, dan bersikap jujur.Kata Kunci : Nilai-Nilai Antikorupsi dan PAI
POLAMANAJEMEN INTERAKSI ANTARA GURU DENGAN SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI Muhamad Hamzah
Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2022): Tadris : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaksi antara guru dengan siswa dalam konteks pendidikan adalah suatu proses menunjukkan pada hubungan-hubungan yang dinamis. Interaksi di sini merupakan syarat utama adanya aktivitas dari hubungan dinamis yang bermuara kepada siswa sebagai objek satuan pendidikan. Hubungan yang dilakukan antara individu kadang- kadang hanya berlangsung singkat, tetapi dapat berlangsung lama. Hubungan yang berlangsung lama biasanya ditandai oleh derajat keeratan yang semakin kuat. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dari berbagai referensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, pola interaksi antara guru dengan siswa ada tiga pola, yaitu pola interaksi demokratis, pola interaksi liberalis, dan pola interaksi feodalis. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi pola interaksi antara guru dengan siswa pada mata pelajaran PAI, antara lain: keadaan guru, keadaan siswa, keadaan lingkungan, sarana dan prasarana, dan kurikulum.
PEMBINAAN AKHLAK ANAK DALAM KELUARGA IBU BEKERJA Arief Suci Kurniasihanto; Muhamad Hamzah
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v9i1.4316

Abstract

Orang tua khususnya ibu memiliki tanggung jawab besar terhadap pendidikan anak. orang tua perlu membekali anak-anaknya dengan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang berguna bagi kehidupan anaknya kelak, sehingga pada masa dewasanya mampu mandiri dan bermanfaat bagi kehidupan sosial, bangsa dan negara. Jenis penelitian ini adalah studi lapangan (field research). Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan data dalam penelitian ini observasi, interview, dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data peneliti menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, akhlak anak keluarga ibu bekerja di Desa Kalitorong Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang dapat dikategorikan baik. Akhlak tersebut seperti senang sholat lima waktu berjama’ah, senang bersholawat, sopan santun kepada orang tua, baik terhadap saudara, dan suka tolong menolong, jujur, dan senang berbagi kepada teman serta berbelas kasihan dengan sesama. Kedua pembinaan akhlak anak pada keluarga ibu bekerja di Desa Kalitorong Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang meliputi: 1). Tujuan pembinaan akhlak anak para keluarga ibu bekerja Desa Kalitorong Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang, yaitu menjadikan anak memiliki akhlak yang mulia seperti akhlak Nabi Muhammad SAW. Sebagai suri tauladan umat Islam dan sesuai tuntunan ajaran agama Islam, patuh kepada orang tua, memiliki pergaulan yang baik pula di masa depan menjadi anak yang sholeh dan sholehah. 2). Materi pembinaan akhlak anak pada keluarga ibu bekerja di Desa Kalitorong Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang, yaitu sholat lima waktu berjama’ah, sopan santun dan patuh kepada kedua orang tua, rajin, jujur disiplin dan saling tolong menolong terhadap sesama. 3). Metode pembinaan akhlak anak pada keluarga ibu bekerja di Desa Kalitorong Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang, yaitu metode pembiasaan, metode nasihat dan metode paksaan.
IMPLEMENTASI METODE DISCOVERY DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Muhamad Hamzah; Khodijah Khodijah
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v9i2.5337

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam sangat memerlukan metode yang tepat dalam proses pembelajaran agar siswa lebih paham materi Pendidikan Agama Islam melalui penerapan metode tersebut, agar kegiatan belajar mengajar akan melahirkan interaksi unsur-unsur manusiawi sebagai suatu proses dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Guru berkewajiban menyediakan lingkungan belajar yang kreatif di kelas agar siswa bersemangat untuk selalu belajar dan belajar, terutama mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang relatif banyak pembahasan materinya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi metode discovery dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 3 Randudongkal, Faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat penerapan metode discovery dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 3 Randudongkal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi metode discovery dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 3 Randudongkal, untuk mengetahui Faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat penerapan metode discovery dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 3 Randudongkal. Kegunaan penelitian dapat menambah ilmu pengetahuan serta membangkitkan semangat dan kreatifitas guru dalam belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah studi lapangan (field research). Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan data dalam penelitian ini observasi, interview, dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data peneliti menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: implementasi metode discovery leraning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 3 Randudongkal dibagi menjadi tiga tahapan: Pertama, kegiatan pendahuluan, Kedua kegiatan inti, Ketiga, kegiatan penutup. Pada kegiatan inti, metode pembelajaran discovery learning dibagi menjadi lima tahapan yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengkomunikasi. Adapun evaluasi pembelajaran discovery learning ini prosesnya dilakukan dengan tiga jenis yaitu penilaian proses, penilaian produk dan penilaian sikap. Faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat metode pembelajaran discovery learning secara umum berdasarkan observasi di lapangan dan hasil wawancara dengan guru Pendidikan Agama Islam yang bersangkutan ialah: Peserta didik, guru, sarana prasarana dan strategi pembelajaran.