Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, PENDIDIKAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP KEMISKINAN DI KABUPATEN LEBAK Saharuddin Didu; Ferri Fauzi
Jurnal Ekonomi-Qu Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.425 KB) | DOI: 10.35448/jequ.v6i1.4199

Abstract

ABSTRACTThis research aim is to analyze the influence of population, education and economic growth to poverty in Lebak regency, Banten province during the period of 2003 to 2012. This research uses Ordinary Least Square (OLS) multiple regression analysis. According to the regression analysis result, variable of Population (JP), variable of educations (PEN), and variable of economic growth (PE) have negative relationship and have significant effect to poverty (KM) inLebak regency. Simultaneously, those three independent variables have significant relationship with poverty in Lebak Regency. Moreover, the coefisien of R square shows 0,947 or 94,7%, meaning that the variation of poverty in Lebak regency can be explained by the variation ofthose three independent variables.Keywords: Poverty (KM), Population (JP), Educations (PEN) and Economic Growth (PE).ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalis pengaruh dari jumlah penduduk, pendidikan dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di kabupaten Lebak dalam periode 2003 sampai 2012. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda OLS. Berdasarkan hasil analisis regresi, variabel populasi, variabel pendidikan dan variabel pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di kabupaten Lebak. Secara simultan,ketiga variabel independent mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kemiskinan di kabupaten Lebak. Selanjutnya, koefisien R kuarat menunjukkan nilai 0,947 atau 94,7%, yang berarti bahwa variasi kemiskinan di kabupaten Lebak dapat dijelaskan oleh ketiga independentvariabel tersebut.Kata Kunci: Kemiskinan, populasi, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi
Analysis of Factors Affecting Poverty in Eastern Indonesia Saharuddin Didu; Tony S Chendrawan; An Nisaa Syauqi Ul Jannah
Tirtayasa Ekonomika Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jte.v18i2.23203

Abstract

Poverty is becoming one of the major problems in economic development especially in various developing countries. In this paper examines economic variables, such as foreign Direct Investment, minimum wage, Unemployment rate, Education, Communications Information Technology and Democracy in affecting Poverty in Eastern Indonesia. The use of a data panel model with fixed effect estimation for data of 7 Provinces from 2012 to 2019. Research results show that Foreign Direct Investment, Education and Democracy has a significant positive effect on Poverty. We also found that the minimum wage, unemployment rate and Communications Information Technology had a significant negative effect on Poverty. A further implication of this situation is that the increase that occurs in foreign capital investment, Education, and Democracy becomes a factor that leads to an increase in poverty in Eastern Indonesia. Meanwhile, the increase in the minimum wage variable, unemployment rate and Communication Information Technology can help to lower Poverty in East Indonesia. Thus, this paper will benefit policymakers of both the central and local governments to constantly pay attention to variables that can affect the increase in poverty in East Indonesia.
Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, dan Dinamika Belanja Pemerintah Provinsi di Indonesia : Analisis Panel Dinamis GMM M. Sabeth Abilawa; Saharuddin Didu; Siti Rahma
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 5 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i5.7781

Abstract

Belanja daerah merupakan salah satu instrumen utama yang digunakan pemerintah untuk mendorong pembangunan ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun, realitas menunjukkan bahwa alokasi belanja di berbagai provinsi di Indonesia masih belum optimal dan belum sepenuhnya mencerminkan kebutuhan pembangunan wilayahnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor apa saja yang memengaruhi besarnya belanja daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan asli daerah, dana perimbangan, laju pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia, dan jumlah penduduk terhadap belanja daerah dalam jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian dilakukan pada 34 provinsi di Indonesia selama periode 2017 hingga 2023. Metode yang digunakan adalah pendekatan data panel dinamis dengan model Generalized Method of Moment (GMM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pendapatan asli daerah, dana perimbangan, dan laju pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sementara itu, indeks pembangunan manusia dan jumlah penduduk justru menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap belanja daerah.