Dahliah Dahliah
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI STRATEGI MANAJEMEN PARTISIPASIF DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Dahliah Dahliah
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v4i1.84

Abstract

Artikel ini membahas tentang Implementasi Strategi Manajemen Partisipatif dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan. Jenis penelitian yakni penelitian kepustakaan, penelitian kepustakaan merupakan jenis penelitian yang dilakukan dengan menggunakan sumber literatur, seperti buku, catatan, dan laporan hasil penelitian dari studi-studi sebelumnya. Berdasarkan hasil dan pembahasan mengenai implementasi strategi manajemen partisipatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi ini melibatkan sejumlah langkah yang dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif dari semua pemangku kepentingan, termasuk guru, siswa, staf administratif, orang tua, dan anggota masyarakat. Pendekatan ini bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, responsif, dan demokratis. Dalam konteks implementasi strategi manajemen partisipatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan, terdapat fokus pada pengambilan keputusan bersama. Semua elemen di lembaga pendidikan, seperti guru, staf administratif, dan orang tua, diajak untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan terkait kebijakan sekolah, program pembelajaran, dan perencanaan strategis. Melalui komunikasi terbuka, lembaga pendidikan dapat membentuk lingkungan yang transparan, inklusif, dan kolaboratif. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara semua pihak terkait, tetapi juga mendukung penciptaan budaya di mana pembelajaran dan inovasi dapat berkembang. Dengan membangun saluran komunikasi yang terbuka, lembaga pendidikan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung evaluasi kinerja yang transparan. Evaluasi ini tidak hanya memberikan informasi, melainkan juga menciptakan peluang untuk perbaikan dan pengembangan. Dengan menerapkan praktik-praktik tersebut, organisasi dapat membanSgun kepercayaan, meningkatkan akuntabilitas, dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pencapaian dan area perbaikan.