Arifah Suryaningsih
SMK Negeri 2 Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Studi Fenomenologi Kebermaknaan Program Literasi bagi Guru dan Siswa di SMK Negeri 2 Sewon Arifah Suryaningsih
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2185

Abstract

The low interest in reading has prompted the emergence of various innovative literacy programs in schools. However, many of these programs still rely primarily on quantitative measures of achievement, leaving their meaningfulness for teachers and students insufficiently understood. This study aims to uncover the meaning and essence of teachers’ and students’ experiences in implementing the “Jus Carica” literacy program at SMK Negeri 2 Sewon and to provide evidence-based recommendations for improving school literacy policies. A qualitative study with a transcendental phenomenology design (Moustakas, 1994) was employed, and data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis involving two teachers and three students with varying levels of reading interest. Data analysis was conducted through the stages of epoché, horizonalization, thematic clustering, the development of textural–structural descriptions, and synthesis of essence. The findings reveal that the program’s meaningfulness lies in the transformation of teachers’ roles from supervisors to facilitators, the enhancement of students’ self-confidence, greater personal relevance through autonomous theme selection, and flexible learning processes that foster creativity despite various constraints. The study concludes that the sustainability of the program depends on the provision of autonomy, humanistic facilitation, and methodological flexibility. Prospectively, similar models may be replicated in other vocational schools with appropriate contextual adaptation.
Gagasan Pengembangan Augmented Reality pada Buku Bacaan sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa (Adaptasi Percepatan Literasi dari Korea Selatan) Arifah Suryaningsih
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi Khusus Pelatihan Guru di Luar Negeri Tahun 2019
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.336 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v4i1.80

Abstract

Many learning media models of Augmented Reality were developed in South Korea. Because such learning media are able to support students' understanding more than just reading texts. In conditions of low literacy levels in Indonesia while the trend of technological and information advancements in Indonesia is so rapid, especially those that lead to the industrial revolution 4.0, it is necessary to propose the application of Augmented Reality to reading books with the aim of becoming an effort to increase students' reading interest in Indonesia and especially in the school where the author teaches. The stages in the development of this AR-based book use the Multimedia Development Methodology sourced from Luther, with six stages namely: Concept (concept), Design (design), Collecting material (material collecting), Making (assembly), Testing (testing), and Distribution (distribution). To create developments in the world of education and increase the attractiveness and effectiveness of learning, Augmented Reality technology can be utilized in the learning process both inside and outside of school. In order to achieve this, collaboration between digital creative actors or the IT profession and collaborators or teachers in creating AR media is needed in order to match the material and information to be conveyed.
Penerapan Think Pair Share Terintegrasi TRI NGA (Ngerti, Ngrasa, Nglakoni) melalui Pembelajaran Seni Tari Kelas 1 SDN Kecis Nuri Finaryanti; Moh Rusnoto Susanto; Rahimah Rahimah; Yuli Ernawati; Suwardi Suwardi; Diyah Novi Rahayu; Rohman Rohman; Mela Dina Arumsari; Arifah Suryaningsih
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i1.793

Abstract

Dance art demands practice from students, but all this time teachers do not present dance art lessons by giving examples but only using the guides contained in the book package so students have difficulty in developing dance talent. The aim of this study is to enhance the creativity of students in various aspects of dance art learning. In order to this goal, the author used the integrated Think Pair Share method of TRI NGA. Based on the results of the study, 65% of first-class students entered the category that meets the standards, while the other 35% have already exceeded the standard, with an average value of improvement in creativity reaching 84. According to the research results the method used has been stated successfully improved the creativity of dance art students in 1st grade in SD Negeri Kecis.
Inovasi Pembelajaran Model Project Based Learning sebagai Upaya Peningkatan Kreativitas Menggambar Komik Edukatif Laras Wati; Moh Rusnoto Susanto; Eka Puspawati; Mela Dina Arumsari; Arifah Suryaningsih
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.796

Abstract

Kreativitas siswa pada pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) khususnya dalam menggambar perlu ditingkatkan dengan melakukan inovasi model pembelajaran yang tepat, terutama yang mendorong siswa untuk aktif dan kreatif selama proses pembelajaran. Inovasi model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) muncul sebagai solusi yang dapat menyelesaikan tantangan yang dihadapi saat ini untuk meningkatkan kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh inovasi pembelajaran model Project Based Learning (PJBL) sebagai upaya peningkatan kreativitas siswa menggambar komik edukatif pada mata pelajaran SBdP kelas V. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan mengimplementasikan inovasi pembelajaran model Project Based Learning (PJBL) dapat meningkatkan kreativitas siswa menggambar komik edukatif pada mata pelajaran SBdP kelas V di SD ‘P’ kapanewon Rongkop. Berdasarkan hasil observasi kreativitas siswa terdapat 6 dari 10 siswa yang belum berkembang. Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan inovasi pembelajaran model Project Based Learning (PJBL) melalui menggambar komik edukatif maka hasil kreativitas siswa meningkat. Terbukti 1 dari 10 siswa sudah mulai berkembang (MB), 7 dari 10 siswa sudah berkembang sesuai harapan (BSH), 2 dari 10 siswa berkembang sangat baik (BSB). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu inovasi pembelajaran model Project Based Learning (PJBL)melalui menggambar komik edukatif terbukti beperengaruh terhadap peningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran SBdP kelas V.
Pengembangan Model Manajemen Literasi “Jus Carica” (Jumat Sehat Membaca, Mencari dan Menggali Wacana) Bagi Siswa SMK Arifah Suryaningsih
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menggunakan model manajemen literasi "Jus Carica" yang merupakan akronim dari Jumat Sehat Membaca, Mencari dan Menggali Wacana. Model manajemen literasi ini menjadi strategi peningkatan literasi siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Sewon, yang dikembangkan melalui pendekatan membaca, mencari informasi, dan menggali wacana. Penelitian dilakukan dengan Metode DBR (Design Based Research) dari Mckenney & Reeves, 2013. Melalui metode DBR dilakukan desain, implementasi, dan evaluasi program pelatihan untuk pengembangan kompetensi literasi membaca bagi siswa. Pemilihan metodologi ini dan alasan mengapa mengimplementasikannya dalam di SMK, didorong oleh keyakinan bahwa perlu mengubah pendekatan sekolah terhadap program penguatan literasi, yang jelas dapat ditingkatkan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan membaca, kemampuan mencari informasi, serta kemampuan menganalisis dan mengelola informasi siswa. Dukungan penuh dari guru dan semua stakeholder di lingkungan pendidikan SMK menjadi faktor krusial dalam keberhasilan implementasi model ini. Melalui implementasi yang tepat, model ini dapat dikembangkan pada SMK lain dengan harapan dapat memberikan dampak positif yang signifikan pada kemampuan literasi siswa, membantu mereka lebih siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan dan pekerjaan.