Zahra Wenning Tyas
Padjadjaran University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PRESERVASI PREVENTIF PADA KOLEKSI BAHAN PUSTAKA OPEN LIBRARY TELKOM UNIVERSITY Zahra Wenning Tyas
VISI PUSTAKA: Buletin Jaringan Informasi Antar Perpustakaan Vol. 25 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Perpustakaan Nasional RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/visipustaka.v25i2.3400

Abstract

Perpustakaan dijadikan sebagai pusat informasi dan pengetahuan karena berbagai macam koleksi yang terhimpun di dalamnya. Informasi yang terkandung di dalam koleksi sudah seharusnya tetap terjaga dan tersedia bagi masyarakat luas di era informasi seperti saat ini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh perpustakaan adalah preservasi preventif. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang rutin dilakukan oleh Open Library Telkom University. Fokus dan tujuan penelitian yang dilakukan adalah menjelaskan tentang kegiatan preservasi preventif terhadap bahan pustaka yang dilaksanakan oleh Open Library Telkom University. Tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui tujuan utama, pihak yang terlibat, koleksi yang diprioritaskan, peran pengelola perpustakaan, dan kebijakan dalam melaksanakan kegiatan preservasi preventif di Open Library Telkom University. Adapun prosedur dalam penelitian ini (1) membuat draft pertanyaan yang akan ditujukan kepada narasumber, (2) melakukan observasi dan wawancara dengan narasumber, (3) mengumpulkan data-data pendukung dari artikel jurnal, (4) menganalisis data dan temuan yang didapatkan dari hasil observasi dan wawancara serta studi literatur untuk mengkaji dan menjelaskan kegiatan preservasi preventif yang dilaksanakan di Open Library Telkom University. Hasil dari penelitian ini adalah Open Library Telkom University telah melakukan kegiatan preservasi preventif secara rutin, dimulai dari pembersihan lingkungan di sekitar ruangan penyimpanan koleksi, mengatur suhu dan kelembaban di kisaran 18-20℃, mengatur tingkat pencahayaan, menyampul buku, mengadakan sosialisasi dan penyuluhan kepada pemustaka dan pustakawan, serta membuat salinan cadangan (backup) metadata untuk koleksi karya ilmiah digital. Dalam pelaksanaanya, dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak, diantaranya, bagian pengolahan koleksi, bagian layanan, bagian logistik, juga dari pemustaka.