This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sinestesia
Baiq Ulya Ainun Nadia
Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hidup Tanpa Imajinasi: Sebuah Kajian Neuropsikologi Mengenai Aphantasia Aliya Zahra Budiman; Ananda Puspita Pertiwi; Baiq Ulya Ainun Nadia; Faradina Aisya Febianti; Ivana Nur Intishar; Salsabila Aulia Rahma
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imajinasi visual merupakan mekanisme mendasar dalam proses kognisi yang berfungsi untuk menghasilkan pengalaman visual dalam pikiran berdasarkan informasi yang telah tersimpan sebelumnya dalam memori. Aphantasia adalah gangguan yang ditandai dengan ketidakmampuan untuk memunculkan imajinasi visual. Studi sebelumnya melaporkan bahwa sebagian individu dengan aphantasia tidak menyadari keterbatasan mereka dalam membayangkan pengalaman visual, yang menggarisbawahi urgensi perlunya meningkatkan kesadaran akan kondisi ini. Kajian ini ditulis dengan tujuan untuk memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai aphantasia dengan menggunakan metode kajian literatur naratif. Informasi dan data yang diperoleh berasal dari sumber sekunder relevan, seperti buku elektronik, artikel dan jurnal ilmiah. Aphantasia merupakan sebuah kondisi spektrum, yang ditandai dengan adanya gangguan pada kemampuan imajinasi visual yang berhubungan dengan adanya anomali pada jalur ventral di otak. Aphantasia termanifestasi dalam berbagai bentuk gangguan lainnya seperti prosopagnosia, defisit pada memori autobiografi dan gangguan pada modalitas perseptual penciuman dan pendengaran. Sejauh ini belum ditemukan penyebab pasti dan bagian otak mana yang menyebabkan terjadinya gangguan pada individu dengan aphantasia. Penelitian lanjutan yang mengeksplorasi anomali bagian otak aphantasia diperlukan untuk selanjut mengembangkan metode deteksi dan intervensi dini.