Eka Putra Wirman
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol, Padang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The internalization of religious values in bumi Sikerei: Improving the worship areas for the younger generation of sipuisilam Eka Putra Wirman; Firdaus; Hetti Waluati Triana; Muhammad Ilham
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2023): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v19i2.6962

Abstract

[Bahasa]: Sipuisilam merupakan istilah yang mengacu pada kumpulan warga Bumi Sikerei yang memeluk agama Islam. Kajian terdahulu menunjukkan bahwa sipuisilam masih dilematis dalam menjalankan kewajiban sebagai umat muslim. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para sipuisilam segmen muda terkait nilai-nilai Islam serta menjalankan syariat Islam dengan penuh kesadaran. Kegiatan pengabdian ini menggunakan model Community Based Research yang direduksi menjadi 5 tahap (kuesioner, wawancara, Focus Group Discussion, pelaksanaan, dan evaluasi pelaksanaan). Berdasarkan model ini ditetapkan (1) sipuisilam segmen muda sebagai subjek pemberdayaan, (2) ranah ibadah sebagai focus pengabdian, (3) bentuk kegiatan ekspositori, ceramah/diskusi, dan praktek, dan (4) Yayasan Aksi Peduli Bangsa Desa Muntei dan guru agama Islam sebagai mitra kegiatan. Pelatihan dilakukan kepada 6 orang tutor dan 32 orang putera dan puteri dengan status siswa SMP dan SMA/SMK. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 55,6 % sipuisilam memiliki tingkat pemahaman terkait thaharah sudah sangat baik dan 33,12% sipuisilam memiliki tingkat pemahaman terkait shalat sudah sangat baik. Ini bermakna bahwa ketercapaian pengabdian pada ranah kognitif sudah melampaui standar target. Akan tetapi, pada ranah afektif dan psikomotor masih didominasi oleh level baik. Temuan ini mengindikasikan perlunya pendampingan dalam upaya internalisasi nilai-nilai Islam di tengah interaksi sosial dan kehidupan global. Kata Kunci: generasi muda sipuisilam, internalisasi nilai-nilai agama, Bumi Sikerei [English]: Sipuisilam is a term that refers to a group of Bumi Sikerei residents who embrace Islam. Previous studies show that Sipuisilam people are having dilemmas in carrying out their obligations as Muslims. This community service activity aims to increase the knowledge and understanding of the young generation of Sipuisilam people related to Islamic values and to carry out Islamic teachings. This community service activity uses the Community Based Research Model, which is reduced to 5 stages: questionnaire, interviewing, Focus Group Discussion, implementation, and evaluation of service activity. Based on the model, it is determined that (1) the subject of empowerment is the youth segment, (2) the religious practices area is focused, (3) the service activity form of expository lectures/discussions and practices, and (4) Yayasan Aksi Peduli Bangsa of Muntei village and Islamic Studies teachers as partners. The training was conducted for 6 tutors and 32 students from junior and senior high school/vocational school. The evaluation results showed that 55.6% of Sipuisilam residents had a very good level of understanding regarding thaharah and 33,12% of Sipuisilam people had a very good level of understanding regarding to shalat (Moslems’ praying). It means that the achievement of this community service for the cognitive domain has exceeded the target. However, the affective and psychomotor domains are still dominated at a good level. The findings indicate that assistance is needed to internalize Islamic values in social interaction and everyday life. Keywords: Sipuisilam younger generation, internalization of religious values, Bumi Sikerei