Iman Permana
Department of Medical Surgical Nursing, Master of Nursing Study Program, Muhammadiyah University of Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

A qualitative study of the experience of female diabetes mellitus type II with sexual diffusion Rafika Sulastri; Iman Permana
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 2: June 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i2.1979

Abstract

The sexuality of women with diabetes mellitus has not received much attention from the health team because patients rarely complain about it. This is related to cultural factors that are considered taboo. Research related to a sexual dysfunction that occurs in women with DM is relatively low. This study aims to explore the experiences of female patients with type II DM who experience sexual dysfunction. This study used a phenomenological qualitative design, 8 participants were women with type II DM. The results of this study showed the impact of sexual dysfunction greatly affected the quality of life of the participants, where participants experienced disturbances when having sexual intercourse namely decreased desire, and pain during intercourse, creating feelings of guilt then resulting in disharmony in the household which can trigger psychological problems namely feeling low self-esteem, disturbed body image, and depression. The role of the health team is necessary to carry out early screening and sexual assessment in patients with DM to find out whether there is a sexual dysfunction disorder. Sexologist is also needed in dealing with patients who experience sexual dysfunction due to type II DM so they can arrange appropriate interventions. Abstrak: Seksualitas perempuan dengan diabetes melitus belum banyak mendapat perhatian dari tim kesehatan karena pasien jarang mengeluhkannya. Hal ini terkait dengan faktor budaya yang dianggap tabu. Penelitian terkait disfungsi seksual yang terjadi pada perempuan penderita DM relatif masih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman pasien perempuan DM tipe II yang mengalami disfungsi seksual. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif fenomenologi, partisipan sebanyak 8 orang perempuan dengan DM tipe II. Hasil penelitian ini menunjukkan dampak disfungsi seksual sangat mempengaruhi kualitas hidup partisipan, dimana partisipan mengalami gangguan saat melakukan hubungan seksual yaitu menurunnya gairah, dan nyeri saat berhubungan, menimbulkan perasaan bersalah kemudian mengakibatkan ketidakharmonisan dalam rumah tangga yang mana dapat memicu masalah psikologis yaitu perasaan rendah diri, body image yang terganggu, dan depresi. Peran tim kesehatan sangat diperlukan untuk melakukan skrining dini dan asesmen seksual pada pasien DM untuk mengetahui ada tidaknya gangguan disfungsi seksual. Seksologi juga dibutuhkan dalam menangani pasien yang mengalami disfungsi seksual akibat DM tipe II agar dapat mengatur intervensi yang tepat.