Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan, kebijakan dividen dan kinerja lingkungan terhadap harga saham pada perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2024. Pertumbuhan penjualan mencerminkan ekspansi pasar, kebijakan dividen merupakan sinyal positif bagi investor sedangkan kinerja lingkungan (PROPER) merepresentasikan bagaimana tanggung jawab sosial perusahaan dalam aspek keberlanjutan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan atau annual report perusahaan sektor consumer non-cyclicals dan Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait dengan PROPER. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling, sehingga dari 132 perusahaan didapatkan sebanyak 16 perusahaan dengan 6 (enam) tahun pengamatan atau 96 observasi yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data menggunakan analisis regresi data panel dengan menggunakan software E-views 12. Hasil penenlitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan, kebijakan dividen dan kinerja lingkungan secara bersama-sama berpengaruh terhadap harga saham. Sedangkan, secara parsial pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap harga saham, kebijakan dividen berpengaruh positif terhadap harga saham dan kinerja lingkungan tidak berpengaruh terhadap harga saham. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin besar dividen yang dibagikan oleh perusahaan akan menjadi sinyal positif bagi investor dalam mengambil keputusan investasi sehingga dapat meningkatkan harga saham.. Sedangkan, adanya pertumbuhan penjualan dan keterlibatan perusahaan dalam mendorong praktik keberlanjutan belum menjadi perhatian masyarakat atau investor dalam pengambilan keputusan investasi saat ini.