Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Cluster Discount Di Hotel X Natasha Lyanti Handoyo; Dewa Ayu Rai Sumariati; Ni Ketut Mareni
JURNAL AKADEMISI VOKASI Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Akademisi Vokasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Politeknik eLBajo Commodus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63604/javok.v3i1.111

Abstract

The cluster discount program is implemented in all hotels under X International management to improve efficiency and profitability. This research aims to understand how the cluster discount is implemented at Hotel X. This study uses qualitative descriptive data analysis techniques. The data analysis process includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The research results show that implementing the cluster discount program positively impacts reducing procurement costs, improving the efficiency of the procurement process, and better cost control. However, the program also has drawbacks, such as dependency on suppliers and implementation complexity. Recommendations for improvement include diversifying suppliers, increasing implementation efficiency, and strengthening control and supervision.The cluster discount program is an effective strategy to improve hotel efficiency and profitability. Further research is needed to evaluate the program's effectiveness in more detail and to optimize the process of selecting cluster areas and suppliers
Tantangan Desa Wisata Pinge Menuju Pariwisata Berkelanjutan Dewa Ayu Rai Sumariati
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 4: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i4.9146

Abstract

Desa Wisata Pinge terletak di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan yang dapat ditempuh sekitar dua jam dari Kota Denpasar, Ibu Kota Provinsi Bali. Desa ini memiliki topografi yang agak berkontur dengan ketinggian lebih dari 500 mdpl. Desa ini mulai dirintis sebagai desa wisata karena sering dikunjungi oleh tamu lokal maupun mancanegara. Kemudian, masyarakat sepakat untuk mengembangkan Desa Pinge sebagai desa wisata, meskipun potensi alamnya terbatas. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan fisik desa, terutama bagian depan, patut dicontoh. Mereka membangun fasilitas penginapan di bagian belakang pemukiman mereka agar tidak mengubah pemandangan desa saat tamu memasuki desa mereka. Untuk melengkapi daya tarik wisata bagi tamu, mereka membuat atraksi yang berbasis pada budaya dan adat istiadat mereka, seperti wisata edukasi, olah raga, serta seni budaya. Intensitas kunjungan wisatawan yang semakin meningkat setiap tahunnya mengancam keberlanjutannya. Isu keberlanjutan menjadi hal utama dalam penelitian ini. Observasi dilakukan melalui survei lapangan dan wawancara untuk memastikan langkah masyarakat di masa mendatang dan perubahan fisik lingkungan yang telah terjadi. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini adalah memberikan solusi terhadap permasalahan keberlanjutan desa wisata Pinge. Sehingga dapat menjadi model bagi desa wisata lainnya di Bali dan Indonesia.