Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Employee Empowerment and Public Service Motivation on Employee Performance Mediated by Work Discipline among the Employees of the City of Samarinda's Tax and Revenue Agency Stefani jane Fonda; Sri Mintarti; Dirga Lestari
Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science Vol. 4 No. 01 (2024): Pebruary, Asian Journal of Management Entrepreneurship and Social Science ( AJ
Publisher : Cita Konsultindo Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The study aims to investigate the influence of employee empowerment and public service motivation on employee performance, mediated by work discipline, within the Regional Revenue Office (BAPENDA) of Samarinda City. The research follows a quantitative approach, utilizing Partial Least Squares (PLS) analysis as the statistical method and Structural Equation Modeling (SEM) as the conceptual framework. The research sample consisted of 120 employees from BAPENDA Samarinda. The results of this study indicate that employee empowerment and public service motivation have a positive impact on employee performance. Additionally, work discipline plays a significant mediating role in connecting employee empowerment and public service motivation to employee performance. These findings offer a valuable contribution to the understanding of human resource management in the public service sector, specifically within the context of the Regional Revenue Office. The implications of this research can assist organizations in enhancing employee performance through strategies that focus on employee empowerment and public service motivation, while recognizing the crucial role of maintaining work discipline as an effective mediating factor. This research also provides guidance for researchers and practitioners in developing more effective management models within the public service sector.
Pendampingan Peningkatan Pendapatan Petani Melalui Tata Kelola Keuangan Secara Sederhana di Kecamatan Penajam Irwansyah; Sri Mintarti; Muhammad Ikbal; Anisa Kusumawardani; Ledy Setiawati; Putri Maharani; Febry Ananda Dwi Kartika Sari
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026): On Progress
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.6280

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani padi sawah melalui penerapan tata kelola keuangan sederhana di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Permasalahan utama yang diidentifikasi pada mitra, yaitu Kelompok Tani "Sido Makmur", "Harapan Baru", dan "MRR Berseri", adalah rendahnya literasi keuangan di mana sekitar 80% anggota belum pernah melakukan pencatatan keuangan usaha tani dan 90% tidak memiliki perencanaan penggunaan hasil panen. Kondisi ini menyebabkan petani sulit memantau perkembangan usaha, menentukan harga jual yang tepat, serta rentan mengalami kerugian. Kondisi tersebut menyebabkan pendapatan yang diperoleh belum optimal dan sulit dievaluasi secara sistematis. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan praktis-kontekstual melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Program ini melibatkan kelompok tani di Desa Sidorejo, Giripurwa, dan Suko Mulyo dengan total 68 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petani mengenai pentingnya pencatatan keuangan, termasuk pencatatan pendapatan dan pengeluaran, serta kemampuan dalam menyusun perencanaan usaha tani berbasis data mengalami kenaikan sebesar 70%. Selain itu, petani mulai mampu melakukan analisis sederhana terkait biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas pengambilan keputusan.Selain itu, petani mulai mampu melakukan analisis sederhana terkait biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas pengambilan keputusan. Perubahan perilaku juga terlihat dari meningkatnya kemandirian petani dalam mengelola keuangan rumah tangga dan usaha tani secara lebih terstruktur. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat serta berpotensi direplikasi di wilayah lain secara berkelanjutan, efektif, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan kondisi ekonomi lokal yang dinamis dan berkelanjutan