Muhammad Akbar
Pascasarjana STAI Al-Furqan Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DEKONSTRUKSI SYARIAH DAN IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM: TELAAH PEMIKIRAN ABDULLAH AHMED AN-NUAIM Sulfan; Muhammad Akbar
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep dekonstruksi syariah dan implikasinya dalam pendidikan Islam yaitu telaah atas pemikiran Abdullah Ahmed An-Nuaim. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan jenis kajian kepustakaan atau library research. Adapun analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis datanya Miles & Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa An-Nuaim mengkritik interpretasi tradisional Syariah dan mengusulkan pendekatan baru yang lebih kontekstual dan dinamis. Dekonstruksi Syariah, sebagaimana diuraikan oleh An-Nuaim, menekankan pentingnya memahami hukum Islam dalam konteks sejarah dan budaya yang terus berkembang. Pemikiran An-Nuaim memiliki implikasi signifikan terhadap pendidikan Islam, terutama dalam hal pengembangan kurikulum yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perubahan sosial. Implementasi dekonstruksi Syariah dalam pendidikan dapat membuka ruang dialog kritis, meningkatkan pemahaman siswa tentang pluralitas interpretasi hukum Islam, dan membentuk nilai-nilai progresif yang relevan dengan kebutuhan zaman modern. Implikasi penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada wacana akademis tentang hukum Islam dan pendidikan, tetapi juga menawarkan perspektif baru yang dapat memperkaya praktik pendidikan Islam di berbagai lembaga. Rekomendasi disertakan untuk implementasi lebih lanjut serta area penelitian yang memerlukan eksplorasi lebih mendalam.
Etos Kerja Dalam Perspektif Manajemen Pendidikan Agama Islam Multikultural Ismail; Muhammad Akbar
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep etos kerja dalam perspektif manajemen pendidikan agama Islam multikultural. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan jenis kajian kepustakaan atau library research. Adapun analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis datanya Miles & Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pendidikan agama Islam multikultural melibatkan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya pendidikan agama Islam dalam konteks yang multikultural. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang menghargai keragaman budaya, suku, ras, dan latar belakang peserta didik. Dalam konteks manajemen pendidikan agama Islam multikultural, etos kerja memiliki peran penting yaitu (1) Menjunjung tinggi profesionalisme, (2) Menghargai keragaman, mempromosikan toleransi dan saling menghormati, (3) Membangun kerjasama dan kolaborasi, (4) Komitmen terhadap keadilan dan kesetaraan dan (5) Pemecahan masalah dan inovasi. Adapun Strategi untuk mensosialisasikan etos kerja yang inklusif yaitu (1) Kepemimpinan yang inspiratif, (2) pengembangan kapasitas, (3) Kebijakan yang mendukung dan (4) Komunikasi yang efektif. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan strategi manajemen pendidikan yang responsif terhadap keragaman budaya dan latar belakang peserta didik yang beragam.