Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengolahan Limbah Botol Infus Dengan Prinsip Daur Ulang (Studi Kasus: Rumah Sakit Kota Bekasi) Aanisah Ayu Dwi Safitri; Gina Lova Sari; Venny Ulya Bunga
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infusion bottles are one of the largest types of medical waste found in hospitals, reaching 4,732 kg in 2023. Infusion bottle waste is classified as infectious hazardous waste and requires proper handling. One alternative is to use the recycling principle to minimise the generation of infusion bottle waste. This research aims to investigate the potential for reducing infusion bottle waste in hospitals. The research was conducted by determining the generation of infusion bottle waste according to the method in SNI 19-3964-1994. The recycling of infusion bottle waste was carried out through several stages, including emptying, cleaning, disinfecting and drying, and crushing or shredding the infusion bottle waste. The results showed that the amount of IV bottle waste generated in one hospital in Bekasi City was 3.66 kg/day. The potential for disinfection can be achieved by sterilisation using chlorine solution (0.50%) and alcohol (0.70%). With a soaking time of 10 minutes, further utilisation of sterile infusion bottle waste was carried out by shredding the particles into 8.00 - 15.00 mm. The method used in this recycling process can minimise infusion bottle waste by 9.01%.
IMPLEMENTASI EKONOMI SIRKULAR MELALUI TEKNIK BUDIDAYA MAGGOT DI TPS3R TELUKJAMBE KARAWANG Putri Masruroh; Teguh Pambudi; Venny Ulya Bunga; Hilman Imadul Umam
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 02 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapasitas pengelolaan sampah di Kabupaten Karawang tidak memadai disebabkan oleh tingginya volume sampah harian. Dari 1200 ton sampah yang dihasilkan, hanya 350 ton sampah yang bisa diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sisa sampah yang tidak terangkut, diolah di Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R). Salah satu TPS3R yang ada di Kabupaten Karawang adalah TPS3R BUMDES Berkah Bersama di Desa Telukjambe yang memiliki kapasitas pengolahan sampah rumah tangga sebesar 31,14% dari 8266 kg sampah yang ada. Keterbatasan pengelolaan sampah ini dapat menjadi masalah sosial karena timbunan sampah akan terus bertambah dengan bertambahnya populasi. Untuk itu tim pengabdian dari Fakultas Teknik Universitas Singaperbangsa Karawang telah mengadakan pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga, pelatihan pengolahan sampah organik menjadi substrat untuk pakan maggot BSF, pembuatan fasilitas budidaya maggot BSF (rumah lalat, biopond, wadah telur) dan pelatihan tentang manajemen siklus hidup maggot BSF. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah petugas TPS3R BUMDES Berkah Bersama mampu melakukan budidaya maggot BSF secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil pelatihan, diperoleh nilai rata-rata posttest (66,67) lebih besar dari nilai rata-rata pretest (32). Hasil uji t-berpasangan nilai pretest dan postest berbeda nyata (t=6,98, p< 5%). Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh nyata terhadap pengetahuan petugas TPS3R BUMDES Berkah dalam budidaya maggot BSF.