p-Index From 2021 - 2026
0.961
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Mechanical
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Variasi Fraksi Volume Pada Kekuatan Mekanik Komposit Berpenguat Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Gunawan, R; Mujianto, A; Setiyawan, K; Waluyo, H T
JURNAL MECHANICAL Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Mechanical
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit adalah suatu material yang merupakan penggabungan dua atau lebih penyusun yang berbeda dalam bentuk dan komposisi, dimana mereka tidak akan saling melarutkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh variasi fraksi volume pada kekuatan mekanik komposit berpenguat serta tandan kosong kelapa sawit. Serat TKKS diberi perlakuan perendaman larutan NaOH 20% dengan durasi perendaman selama 2 jam. Pada fraksi volume menggunakan 20%, 30%, dan 40% dan matriks yang digunakan yaitu polyester. Penelitian ini menggunakan 2 macam pengujian yaitu uji tarik dan uji bending, standar ukuran spesimen pada uji Tarik menggunakan ASTM D 3039 serta pada uji bending menggunakan ASTM D 7264. Berdasarkan hasil dari penelitian dengan variable fraksi volume serat 20%, 30%, 40% mendapatkan nilai yang naik turun. Pada fraksi volume 20% mendapatkan hasil dengan nilai 7,546667 MPa, fraksi volume 30% mendapatkan hasil dengan nilai 12,34667 MPa, fraksi volume 40% mendapatkan hasil dengan nilai 9,84 MPa. Pada foto makro bentuk patahan yang terlihat adalah patahan ulet.Kata kunci: Komposit, Serat, Serat TKKS
Karakterisasi Kekuatan Tarik Dan Bending Komposit Hybrid Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Dengan Serat Gelas Shaleh, Y; Mujianto, A; Waluyo, H T; Setiyawan, K
JURNAL MECHANICAL Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Mechanical
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit adalah gabungan antara dua atau lebih material yang berbeda dan dikombinasikan dengan tujuan untuk mendapatkan kekuatan yang lebih baik dari material penyusunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakterisasi komposit hybrid serat gelas dan serat TKKS pada variasi fraksi volume 30% dengan perbandingan serat 10g:20t, 15g:15t, dan 20g:10t. pengujian yang dilakukan adalah pengujian Tarik dengan densitas (ASTM D3039) dan pengujian Bending dengan densitas (ASTM D7264). Berdasarkan hasil dari penelitian dengan variable fraksi volume 30% didapatkan data nilai rata-rata kekuatan tarik maksimal pada variasi 20k:10t sebesar 36,72 MPa. Sedangkan nilai terendah rata-rata kekuatan tarik pada variasi 10k:20t sebesar 12,4 MPa. Selanjutnya hasil rata-rata maksimal tegangan bending pada variasi 15k:15t sebesar 169,6154 MPa. Sedangkan nilai rata-rata terendah pada variasi 10k:20t sebesar 129,4832 MPa. Untuk mengetahui struktur patahan maka dilakukan foto makro.Kata kunci: Komposit Hybrid, Serat TKKS, Serat Glass Fraksi Volume, Uji Tarik, Uji Bending
Pengaruh Lama Perendaman Serat Pada Larutan Alkali Terhadap Kekuatan Mekanik Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Adyatama, F; Mujianto, A; Waluyo, H T; Setiyawan, K
JURNAL MECHANICAL Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Mechanical
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah kelapa sawit memiliki dampak negatif baik bagi kesehatan, lingkungan maupun ekonomi, hal ini sangat disayangkan karena limbah kelapa sawit terutama serat tandan kosong kelapa sawit ini dapat diubah menjadi bahan komposit. Permasalahan yang dihadapi komposit dengan penguat serat alam adalah ikatan antara serat alam dan matriksnya. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut yang paling populer adalah dengan melakukan perendaman serat pada larutan alkali NaOH. Perlakuan alkali pada serat sangat perlu dilakukan karena dapat mengurangi kecenderungan penyerapan kelembaban oleh serat sehingga dapat memberikan ikatan antara serat dan matrik yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman serat pada larutan alkali NaOH terhadap kekuatan tarik komposit. Lama perendaman yaitu 2 jam, 4 jam dan 6 jam. Pengujian bending dilakukan dengan menggunakan standar ASTM D7264 kemudian untuk memvalidasi hasilnya dilakukan dengan menggunakan foto makro. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa spesimen dengan lama perendaman 6 jam memiliki kekuatan bending tertinggi yaitu 37,86058 N/ dan untuk nilai terendah jatuh pada variasi perendaman 2 jam dengan angka 31,80288 N/.Kata kunci: Komposit, Limbah kelapa sawit, Serat TKKS, Larutan Alkali NaOH, lama Perendaman, uji bending
Pengaruh Lama Perendaman Serat Pada Larutan Alkali Terhadap Kekuatan Mekanik Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Adyatama, F; Mujianto, A; Waluyo, H T; Setiyawan, K
JURNAL MECHANICAL Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Mechanical
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v14i1.3651

Abstract

Limbah kelapa sawit memiliki dampak negatif baik bagi kesehatan, lingkungan maupun ekonomi, hal ini sangat disayangkan karena limbah kelapa sawit terutama serat tandan kosong kelapa sawit ini dapat diubah menjadi bahan komposit. Permasalahan yang dihadapi komposit dengan penguat serat alam adalah ikatan antara serat alam dan matriksnya. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut yang paling populer adalah dengan melakukan perendaman serat pada larutan alkali NaOH. Perlakuan alkali pada serat sangat perlu dilakukan karena dapat mengurangi kecenderungan penyerapan kelembaban oleh serat sehingga dapat memberikan ikatan antara serat dan matrik yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman serat pada larutan alkali NaOH terhadap kekuatan tarik komposit. Lama perendaman yaitu 2 jam, 4 jam dan 6 jam. Pengujian bending dilakukan dengan menggunakan standar ASTM D7264 kemudian untuk memvalidasi hasilnya dilakukan dengan menggunakan foto makro. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa spesimen dengan lama perendaman 6 jam memiliki kekuatan bending tertinggi yaitu 37,86058 N/ dan untuk nilai terendah jatuh pada variasi perendaman 2 jam dengan angka 31,80288 N/.Kata kunci: Komposit, Limbah kelapa sawit, Serat TKKS, Larutan Alkali NaOH, lama Perendaman, uji bending
Pengaruh Variasi Fraksi Volume Pada Kekuatan Mekanik Komposit Berpenguat Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Gunawan, R; Mujianto, A; Setiyawan, K; Waluyo, H T
JURNAL MECHANICAL Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Mechanical
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v14i2.3658

Abstract

Komposit adalah suatu material yang merupakan penggabungan dua atau lebih penyusun yang berbeda dalam bentuk dan komposisi, dimana mereka tidak akan saling melarutkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh variasi fraksi volume pada kekuatan mekanik komposit berpenguat serta tandan kosong kelapa sawit. Serat TKKS diberi perlakuan perendaman larutan NaOH 20% dengan durasi perendaman selama 2 jam. Pada fraksi volume menggunakan 20%, 30%, dan 40% dan matriks yang digunakan yaitu polyester. Penelitian ini menggunakan 2 macam pengujian yaitu uji tarik dan uji bending, standar ukuran spesimen pada uji Tarik menggunakan ASTM D 3039 serta pada uji bending menggunakan ASTM D 7264. Berdasarkan hasil dari penelitian dengan variable fraksi volume serat 20%, 30%, 40% mendapatkan nilai yang naik turun. Pada fraksi volume 20% mendapatkan hasil dengan nilai 7,546667 MPa, fraksi volume 30% mendapatkan hasil dengan nilai 12,34667 MPa, fraksi volume 40% mendapatkan hasil dengan nilai 9,84 MPa. Pada foto makro bentuk patahan yang terlihat adalah patahan ulet.Kata kunci: Komposit, Serat, Serat TKKS
Karakterisasi Kekuatan Tarik Dan Bending Komposit Hybrid Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Dengan Serat Gelas Shaleh, Y; Mujianto, A; Waluyo, H T; Setiyawan, K
JURNAL MECHANICAL Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Mechanical
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v14i2.3659

Abstract

Komposit adalah gabungan antara dua atau lebih material yang berbeda dan dikombinasikan dengan tujuan untuk mendapatkan kekuatan yang lebih baik dari material penyusunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakterisasi komposit hybrid serat gelas dan serat TKKS pada variasi fraksi volume 30% dengan perbandingan serat 10g:20t, 15g:15t, dan 20g:10t. pengujian yang dilakukan adalah pengujian Tarik dengan densitas (ASTM D3039) dan pengujian Bending dengan densitas (ASTM D7264). Berdasarkan hasil dari penelitian dengan variable fraksi volume 30% didapatkan data nilai rata-rata kekuatan tarik maksimal pada variasi 20k:10t sebesar 36,72 MPa. Sedangkan nilai terendah rata-rata kekuatan tarik pada variasi 10k:20t sebesar 12,4 MPa. Selanjutnya hasil rata-rata maksimal tegangan bending pada variasi 15k:15t sebesar 169,6154 MPa. Sedangkan nilai rata-rata terendah pada variasi 10k:20t sebesar 129,4832 MPa. Untuk mengetahui struktur patahan maka dilakukan foto makro.Kata kunci: Komposit Hybrid, Serat TKKS, Serat Glass Fraksi Volume, Uji Tarik, Uji Bending