Nafisa, Nabila Awaliatu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Determinasi Tingkat Inflasi di Kota Tasikmalaya Periode 2013-2022 Restuna, Tia; Sallbiyah, Siti; Nafisa, Nabila Awaliatu
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2022): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v3i2.5104

Abstract

This study aims to analyze the effect of the exchange rate, interest rate (BI rate), regional minimum wage (UMR), and population on inflation in Tasikmalaya City with an observation period from 2003 to 2022. The data used in this study is data consisting of annual data. The analytical method used is multiple regression analysis. The data processing is done using SPSS. The results of the study show that partially the exchange rate (exchange rate), interest rate (BI rate), and population have a positive effect on the value of inflation. Meanwhile, the regional minimum wage (UMR) variable has multicollinearity. The test results for the coefficient of determination show that the R-Square value is 0.594 or 59.4%. Simultaneously, changes in exchange rate variables (exchange rates), interest rates (BI rate) and population have a significant positive effect on inflation in Tasikmalaya City.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara nilai tukar (kurs), suku bunga (BI rate), upah minimum regional (UMR) dan jumlah penduduk terhadap inflasi di Kota Tasikmalaya dengan periode pengamatan dari tahun 2003 sampai tahun 2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data yang terdiri dari data tahunan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Pengolahan data tersebut dilakukan dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial nilai tukar (kurs), suku bunga (BI rate) dan jumlah penduduk memengaruhi nilai inflasi secara positif. Sementara itu, terjadi multikolinearitas pada variabel upah minimum regional (UMR). Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai R-Square sebesar 0,594 atau 59,4%. Secara bersama-sama perubahan variabel nilai tukar (kurs), suku bunga (BI rate) dan jumlah penduduk berpengaruh positif signifikan terhadap inflasi di Kota Tasikmalaya.