Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERMASALAHAN KETENAGAKERJAAN DAN PENGANGGURAN DI INDONESIA (STUDI KASUS PT. SRITEX TBK.) Salsabila, Firziah; Attamimi, Farisa; Wardhani, Nurhastuty Kesumo
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i1.6118

Abstract

Pengangguran tetap menjadi tantangan makroekonomi dan sosial yang terus-menerus di Indonesia, didorong oleh pertumbuhan angkatan kerja yang melampaui penciptaan lapangan kerja, ketidaksesuaian keterampilan, persyaratan perekrutan yang ketat, substitusi teknologi, dan tekanan biaya perusahaan. Makalah ini menerapkan analisis kualitatif deskriptif melalui tinjauan pustaka terstruktur dan studi kasus, referensi peraturan, dan laporan sektoral, dilengkapi dengan pemeriksaan kasus singkat PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Sintesis menunjukkan bahwa pengangguran dibentuk oleh perubahan struktural, gesekan dalam pencocokan pekerjaan, pola musiman, dan kurangnya lapangan kerja, sementara pengangguran yang tinggi melemahkan daya beli dan memperkuat tekanan fiskal, kemiskinan, ketidaksetaraan, risiko kejahatan, dan tekanan rumah tangga. BPS melaporkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,45% pada Februari 2023 (sekitar 7,99 juta orang). Kebangkrutan Sritex menunjukkan bagaimana penurunan daya saing, gangguan rantai pasokan, dan utang yang besar dapat berujung pada PHK massal, dengan 10.665 pekerja kehilangan pekerjaan dan operasi berhenti pada 1 Maret 2025. Respons yang ada seperti Kartu Prakerja, revitalisasi kejuruan, dukungan untuk UMKM/kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja berbasis infrastruktur, dan intermediasi pasar tenaga kerja memerlukan penargetan yang lebih kuat, penyebaran regional yang lebih baik di luar pusat kota, dan keselarasan yang lebih erat dengan permintaan industri. Implikasi disoroti untuk koordinasi lintas sektor antara pendidikan, kebijakan industri, dan perlindungan sosial, untuk mengurangi ketidaksesuaian dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja jangka panjang secara berkelanjutan.
ANALISIS PENGARUH BUDAYA ETIKA ORGANISASI, PENGENDALIAN INTERNAL, SERTA TATA KELOLA TERHADAP KEPATUHAN PAJAK Iriani, Zhesica Asih; Wardhani, Nurhastuty Kesumo
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 6 No. 1 (2026): April (In Progress)
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v6i1.25929

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi dampak Budaya Etika Organisasi, Pengendalian Internal, serta Tata Kelola terhadap Tingkat Kepatuhan Pajak pada entitas bisnis di Indonesia. Populasi penelitian meliputi para profesional perpajakan dan akuntan yang beroperasi di berbagai bidang industri di kawasan Jabodetabek, mengingat posisi krusial mereka dalam implementasi mekanisme pengendalian, tata kelola, dan kepatuhan fiskal di dalam organisasi. Seleksi sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan melibatkan alumni Universitas Trisakti sebagai subjek, sehingga menghasilkan 149 responden yang sesuai dengan kriteria studi. Pengolahan data diterapkan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan pendekatan analisis jalur. Variabel bebas mencakup Budaya Etika Organisasi, Pengendalian Internal berdasarkan kerangka COSO, dan Tata Kelola, sementara Tingkat Kepatuhan Pajak berfungsi sebagai variabel terikat. Semua indikator diukur dengan skala Likert lima tingkat. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa Budaya Etika Organisasi, Pengendalian Internal, dan Tata Kelola memberikan pengaruh positif serta signifikan terhadap Tingkat Kepatuhan Pajak. Kesimpulan ini menekankan bahwa penguatan nilai etika organisasional, keefektifan mekanisme pengendalian internal, serta implementasi tata kelola yang solid memainkan peran penting dalam mendorong kepatuhan pajak di tengah kerumitan regulasi dan tuntutan transparansi yang terus meningkat.