Kusumah, Rizky Isman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN TEORITIS WATER GOVERNANCE UNTUK PENGELOLAAN AIR DI INDONESIA Mustabsyirotul Ummah; Kusumah, Rizky Isman
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL JISIPOL VOL. 4. NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.552 KB)

Abstract

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh perkembangan konsep water governance yang tersebar luas di berbagai Negara. Konsep ini menjadi rujukan bagaimana pengelolaan air yang dianggap baik dan berkelanjutan. Sejalan dengan program Sustainable Development Goals (SDGs) No. 6 yakni Akses Air Bersih dan Sanitasi, merupakan tantangan tersendiri di Indonesia yang merupakan negara dengan dua iklim, hujan dan kemarau yang menyebabkan pentingnya manajemen sumber daya air yang baik untuk mengatasi kekurangan air saat kemarau agar tidak menjadi bencana kekeringan dan tidak menjadi banjir yang merugikan saat memasuki musim hujan. Dari berbagai model water governance yang ada, sesuai dengan paradigma governance, poin penting dari penerapan konsep ini adalah kolaborasi, kerjasama dan partisipasi dari pemerintah, masyarakat dan pihak swasta dalam menciptakan manajemen sumber daya air yang baik untuk mensukseskan program akses air bersih dan sanitasi di seluruh wilayah Indonesia hingga tahun 2030. Meskipun demikian, tidak semua varian model water governance dapat digeneralisir penerapannya karena konteks kelembagaan dan budaya politik yang berbeda di setiap daerah di Indonesia.
KAJIAN TEORITIS WATER GOVERNANCE UNTUK PENGELOLAAN AIR DI INDONESIA Mustabsyirotul Ummah; Kusumah, Rizky Isman
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL JISIPOL VOL. 4. NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh perkembangan konsep water governance yang tersebar luas di berbagai Negara. Konsep ini menjadi rujukan bagaimana pengelolaan air yang dianggap baik dan berkelanjutan. Sejalan dengan program Sustainable Development Goals (SDGs) No. 6 yakni Akses Air Bersih dan Sanitasi, merupakan tantangan tersendiri di Indonesia yang merupakan negara dengan dua iklim, hujan dan kemarau yang menyebabkan pentingnya manajemen sumber daya air yang baik untuk mengatasi kekurangan air saat kemarau agar tidak menjadi bencana kekeringan dan tidak menjadi banjir yang merugikan saat memasuki musim hujan. Dari berbagai model water governance yang ada, sesuai dengan paradigma governance, poin penting dari penerapan konsep ini adalah kolaborasi, kerjasama dan partisipasi dari pemerintah, masyarakat dan pihak swasta dalam menciptakan manajemen sumber daya air yang baik untuk mensukseskan program akses air bersih dan sanitasi di seluruh wilayah Indonesia hingga tahun 2030. Meskipun demikian, tidak semua varian model water governance dapat digeneralisir penerapannya karena konteks kelembagaan dan budaya politik yang berbeda di setiap daerah di Indonesia.