p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agrotech
Azhar, Arini
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETERMINASI KAPASITAS INDUKSI POLIPLOIDI MUTAGEN KIMIAWI KOLKISIN DAN BIO-CATHARANTHINE PADA BAWANG MERAH PALU SECARA IN VITRO Azhar, Arini; Sjahril, Rinaldi
Jurnal Agrotech Vol 13 No 1 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i1.116

Abstract

Bawang merah palu (Allium cepa L. Var. Aggregatum) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai kandungan gizi dan senyawa yang tergolong zat non gizi serta enzim yang berfungsi untuk terapi, meningkatkan dan mempertahankan kesehatan tubuh serta memiliki aroma khas yang digunakan untuk penyedap masakan dan bahan baku utama industri bawang goreng. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi yang tepat dari mutagen kimia yaitu bio-catharanthine yang paling efektif untuk mendapatkan bawang merah palu poliplodisasi yang dideteksi melalaui analisis sitologi (flow cytometry). Penelitian dilakukan di Laboratorium Biosains dan Bioteknologi Reproduksi Tanaman, Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian dan Unit Perbenihan Tanaman Teaching Industry, Universitas HasanuddinMakassar. Penelitian akan dilaksanakan pada bulan April - Juli 2023. Pada perlakuan bio-catharanthine waktu muncul akar hanya terbentuk pada kalus yang diberikan perlakuan biocathranthine konsentrasi 0,075% dengan lama perendaman 12. Sedangkan pada perlakuan biocatharanthine waktu muncul tunas pada kalus yang diberikan perlakuan bio-cathranthine konsentrasi 0,050 % lama perendaman 3 jam setelah dipindahkan ke media regenerasi 25 (hst). Selama pengamatan berlangsung kalus hanya membentuk akar dan tunas pada kedua kalus tersebut. Dalam penelitian ini, Bio-cathrantine hanya dapat memberi pengaruh dalam pembentukan akar dan tunas pada kalus dengan konsentrasi 0,075% dengan lama perendaman 12 jam dan pada konsentrasi 0,050 % lama perendaman 3 jam pada tanaman bawang merah palu. Hal ini dapat terjadi karena kualitas kalus yang tidak kompak sehingga diperoleh kualitas kalus yang berbeda-beda.
DETERMINASI KAPASITAS INDUKSI POLIPLOIDI MUTAGEN KIMIAWI KOLKISIN DAN BIO-CATHARANTHINE PADA BAWANG MERAH PALU SECARA IN VITRO Azhar, Arini; Sjahril, Rinaldi
Jurnal Agrotech Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i1.116

Abstract

Bawang merah palu (Allium cepa L. Var. Aggregatum) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai kandungan gizi dan senyawa yang tergolong zat non gizi serta enzim yang berfungsi untuk terapi, meningkatkan dan mempertahankan kesehatan tubuh serta memiliki aroma khas yang digunakan untuk penyedap masakan dan bahan baku utama industri bawang goreng. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi yang tepat dari mutagen kimia yaitu bio-catharanthine yang paling efektif untuk mendapatkan bawang merah palu poliplodisasi yang dideteksi melalaui analisis sitologi (flow cytometry). Penelitian dilakukan di Laboratorium Biosains dan Bioteknologi Reproduksi Tanaman, Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian dan Unit Perbenihan Tanaman Teaching Industry, Universitas HasanuddinMakassar. Penelitian akan dilaksanakan pada bulan April - Juli 2023. Pada perlakuan bio-catharanthine waktu muncul akar hanya terbentuk pada kalus yang diberikan perlakuan biocathranthine konsentrasi 0,075% dengan lama perendaman 12. Sedangkan pada perlakuan biocatharanthine waktu muncul tunas pada kalus yang diberikan perlakuan bio-cathranthine konsentrasi 0,050 % lama perendaman 3 jam setelah dipindahkan ke media regenerasi 25 (hst). Selama pengamatan berlangsung kalus hanya membentuk akar dan tunas pada kedua kalus tersebut. Dalam penelitian ini, Bio-cathrantine hanya dapat memberi pengaruh dalam pembentukan akar dan tunas pada kalus dengan konsentrasi 0,075% dengan lama perendaman 12 jam dan pada konsentrasi 0,050 % lama perendaman 3 jam pada tanaman bawang merah palu. Hal ini dapat terjadi karena kualitas kalus yang tidak kompak sehingga diperoleh kualitas kalus yang berbeda-beda.