Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI LITERATUR: HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN STUNTING PADA BALITA Yani, Asnita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i11.12591

Abstract

Abstrak: Studi Literatur: Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Stunting Pada Balita. Stunting merupakan masalah gizi serius yang ditandai dengan perawakan pendek yang tidak sesuai dengan umur anak dan merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan anak. Sanitasi lingkungan berdampak pada tingkat kejadian Stunting pada anak kecil, disebab fasilitas toilet yang kurang memadai, ketiadaan sistem pengelolaan kotoran dan limbah yang baik, serta ketersediaan air bersih yang tidak mencukupi untuk mencuci tangan, membersihkan makanan, dan peralatan makan, dapat meningkatkan risiko diare dan infeksi cacing pada anak balita di dalam rumah tangga. Hal ini meningkatan potensi penyebaran virus, mikroba, dan bakteri di lingkungan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara sanitasi lingkungan dengan Stunting pada balita. Metode Penelitian dengan sistematik literatur review. Menggunakan desain studi Case Control dan Cross Sectional, dengan memanfaatkan sumber data dari Google Scholar, serta membatasi rentang tahun referensi dari 2019-2022. Hasil penelitian dari sepuluh artikel yang memenuhi persyaratan inklusi diteliti dan didapati bahwa beberapa faktor yang dapat menyebabkan Stunting pada balita adalah akses ke air bersih, akses jamban sehat, pengelolaan sampah dan sanitasi lingkungan. Disimpulan bahwa akses jamban yang sehat, pengelolaan sampah, sumber air bersih dan kesehatan lingkungan menjadi faktor-faktor yang berhubungan menyebabkan Stunting pada balita.
Gambaran Kualitas Kesehatan Lingkungan Pasar Sei Sikambing Kota Medan Tahun 2025 Siregar, AF; Daya, Melinda; Yani, Asnita; Nauli, Mutiara
Miracle Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/mj.v5i2.1717

Abstract

Sanitasi pasar tradisional memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah penularan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas kesehatan lingkungan di Pasar Sei Sikambing, Kota Medan, tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional berdasarkan indikator sanitasi sesuai Permenkes No. 17 Tahun 2020 tentang Pasar Sehat. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan formulir pengawasan eksternal yang mencakup 59 indikator sanitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 22 indikator (37,29%) yang memenuhi syarat, sementara 37 indikator (62,71%) tidak memenuhi syarat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Pasar Sei Sikambing belum memenuhi standar pasar sehat. Masalah utama yang ditemukan meliputi kebersihan bangunan, pengelolaan sampah, ventilasi, pencahayaan, drainase, dan perilaku higienis pengunjung. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan infrastruktur, manajemen pasar, serta edukasi kepada pedagang dan pengunjung agar tercipta lingkungan pasar yang sehat, aman, dan nyaman. Kata kunci: Sanitasi Pasar, Kesehatan Lingkungan, Inspeksi Pasar